Sarana Olahraga berubah Jadi Pasar Malam, Kecamatan Jatisampurna Cuek

Warga keluhkan Lapangan sepakbola di Jatisampurna berubah fungsi jadi Pasar Malam

JATISAMPURNA – Sarana dan Prasarana olahraga yang disediakan oleh Pemerintah Kota Bekasi semesti digunakan untuk kepentingan masyarakat. Seperti halnya sarana lapangan sepakbola yang merupakan satu-satunya tempat ‘Fasilitas Olahraga’ primadona terutama bagi kalangan Pemuda setempat harus beralih fungsi pemakaiannya bukan untuk semestinya (olahraga).

Keberadaan Lapangan Sepakbola milik pemerintah yang berlokasi berdekatan diantara Kantor Kecamatan Jatisampurna dan Kantor Kelurahan Jatisampurna beralih fungsi peruntukannya dikeluhkan oleh para pemuda setempat yang biasa menggunakan sebagai fasilitas olahraga sepakbola. Pasalnya, saat ini lapangan kebanggaan warga Jatisampurna tersebut kini dijadikan tempat area ‘Komersil’ Pasar Malam, dan biasanya akan beroperasi selama 30 hari.

Pemerintah Kecamatan Jatisampurna juga terkesan diam dan cuek atas berubah fungsinya lapangan sepakbola kebanggan warga Jatisampurna menjadi Pasar Malam. Padahal kalau mau diliat, Pihak Kecamatan mempunyai otoritas atas lahan milik pemerintah.

Salah satu warga mengatakan, Lapangan bola yang bersebelahan dengan Sekolah Dasar Negeri tersebut juga tiap hari dijadikan tempat praktek pelajaran olahraga oleh Siswa/siswi setempat.

“Nanti abis liburan panjang anak sekolah kembali masuk, dan para murid yang mau main bola pasti ga bisa, padahal lapangan ini oleh guru olahraga SDN setempat dijadikan tempat latihan bola juga,” ungkap salah satu warga sekitar, Rabu (12/7/2017).

Tidak hanya itu, lapangan tersebut juga secara rutin dijadikan tempat latihan sepakbola oleh tim setempat dan biasanya tiap minggu juga sering melakukan Sparing/ uji coba dengan tim lainnya.

“Lapangan ini tiap sore dijadikan tempat latihan bola, para pemain tim tak lain adalah warga jatisampurna sendiri, tapi mungkin untuk sementara selama sebulan mungkin lebih kita libur dulu latihannya,” cetus salah satu pemain klub lokal setempat.

Seharusnya, Pemerintah Kecamatan maupun Kelurahan setempat jika mengerti sebagai pengayom warga, seharusnya lahan fasilitas olahraga milik pemkot bekasi ini tidak begitu saja berubah fungsi menjadi area ‘Komersil’ pasar malam.

Bahkan, terlihat bahu jalan yang rusak akibat lalu-lalang truk pengangkut proses pendirian tenda-tenda pasar malam. (Yud/BB)