KPU Kabupaten Bekasi Berharap Tidak Ada Golput

Ilustrasi

KEDUNGWARINGIN – KPUD Kabupaten Bekasi akan mengurangi Golput pada saat pemilihan Gubernur Jawa Barat yang akan di gelar pada Juni 2018 mendatang, pasalnya KPUD Kabupaten selalu melihat Golput pada saat pemilihan umum, dan itu akan di tekan pada Pilgub jabar, agar masyarakat Kabupaten Bekasi tidak melakukan aksi golput.

Tindakan yang akan di lakukan KPUD Kabupaten Bekasi adalah gencar melakukan sosialisasi untuk merubah image masyarakat dan juga pola pikir masyarakat harus di rubah, karena Golput itu tidak di benarkan. tindakan Golput bisa merugikan, karena seharunya hak suara yang di berikan tidak di berikan dan akhirnya nanti ada iknum yang memainkan hak suara tersebut.

Menurut Ketua KPUD Kabupaten Bekasi Idham Kholik, bahwa pihaknya akan merubah pola pikir masyarakat tentang golput, masyarakat harus sadar bahwa golput bisa merugikan, karena seharunya hak suara yang di miliki bisa di gunakan dengan golput tidak di gunaka, dan itu bisa di mainkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Dalam pilgub jabar, kita akan bekernja keras untuk melakukan sosialisasi, agar masyarakat bisa memberikan hak suara mereka dan tidak melakukan aksi golput yang bisa berdampak kerugian. Pada dasarnya hak suara yang di berikan bisa menentukan siapa pemipin yang berkualitas,”ujarnya.

Lanjut Idham menambahkan, ahwa pihaknya akan mempersiapkan sosialisasi untuk pilgub jabar pada september, pihaknya akan menggunakan media seperti spanduk dan flayer flayer untuk memberi tahu kepada masyarakat Kabupaten Bekasi bahwa di 2018 akan ada pemilihan gubernur Jawa Barat. Selain itu juga dengan melakukan sosialsasi KPUD Kabupaten Bekasi berharap masyarakat bisa berpatisipasi.

“Sosialisasi akan kita lakukan pada bulan September 2017, dan kita akan menggunakan media spanduk dan juga flayer untuk mengingatkan masyarakat Kabupaten Bekasi. Dengan sosilisasi tersebut kita berharap masyarakat bisa berpartisipasi dalam Pilgub Jabar,”pungkasnya.

Selain itu juga, Idham berharap masyarakat bisa berpatisipasi dalam pemilihan Gubernur jawa barat, karena dengan pemberian hak suara dari masyarakat, bisa menentukan pemimpin daerah yang berkualitas untuk mempin Jawa Barat lima tahun kedepan.

“Semoga, pada pilgub mendatang masyarakat bisa memberikan hak suara mereka dengan baik dan benar. Jangan sampai ada Golput dan yang bisa membuat rugi. Pastikan calon yang di pilih masyarakat bisa merubah dan memajukan Jawa barat kedepanya,”pungkasnya. (ran)