Dibayar Rp4,8 Juta Masih ada Staf Ahli DPRD yang Tidak Disiplin

Ruangan fraksi Golkar terlihat sepi tanpa Staf Ahli Fraksi maupun Staf fraksi

CIKARANG – Kinerja Staff ahli fraksi di DPRD Kabupaten Bekasi rupanya tidak sebanding dengan honornya. Dengan honor Rp4,8 juta setiap bulannya, masih ada diantara mereka yang terkesan tidak disiplin dengan waktu.

Diungkap staf ahli Fraksi Gerindra, Munza membenarkan dirinya mendapat honor tiap bulannya Rp4,8 juta. Honor tersebut kata dia masih dipotong pajak.

“Tanya sama sekwan aja. itu sebutanya honor bukan gaji. Honornya Rp4,8 juta dipotong pajak, terima sekitar 4,6 atau 4,7 kalo gak salah,” ungkapnya.

Tugas staf ahli di DPRD kata wanita ini, membantu administrasi fraksi dan keperluan lain yang menjadi pekerjaan fraksi Gerindra.

“Tentunya bekerja setiap hari membantu administrasi fraksi Gerindra. Termasuk melayani masyarakat yang mengadu ke fraksi Gerindra,” katanya.

Namun disinggung soal disiplin jam kerja staff ahli di fraksi partai lainya, dirinya mempunyai komitmen dengan tanggungjawabnya.

“Mungkin sudah bawaan dari bayi saya orangnya displin kerja. Saya harus bertanggungjawab dengan disiplin waktu karena sudah dibayar dengan uang negara. Kalau di fraksi lain, saya gak tau orangnya pada kemana,” ujarnya.