Ikut Penjaringan Melalui PDIP, Engkus Prihatin Optimis Bisa Bersaing di Pilkada Kota Bekasi 2018

Ketua Umum Persipasi Kota Bekasi, Engkus Prihatin saat memberikan formulir untuk maju sebagai Bakal Calon Walikota/ Wakil Walikota melalui PDIP Kota Bekasi, senin (5/6/2017)

BEKASI TIMUR – Engkus Prihatin, Ketua Umum Persipasi Kota Bekasi resmi mengikuti pencalonan sebagai Walikota/walikota Bekasi tahun 2018 melalui penjaringan yang di buka oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Bekasi.

Pengembalian formulir Bacalon Wali Kota atau Wakil Wali Kota Bekasi, yang diantarkan langsung oleh Engkus beserta rombongan di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi

“Alhamdulillah, hari ini saya didampingi Keluarga dan para Alumni SMAN 1 Bekasi dan SMPN 2 Bekasi serta LMP, ke kantor DPC PDI Perjuangan untuk mengembalikan formulir pendaftaran Bacalon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi,” kata Engkus kepada awak media di DPC PDIP Kota Bekasi usai mengembalikan formulir pendaftaran, Senin (5/6) sore.

Engkus sendiri optimis untuk bertanding di Pilkada Kota Bekasi 2018, juga berangkat dari dukungan tokoh Agama, Masyarakat dan Budayawan di Kota Bekasi.

“Insya Allah, amanah yang di percayakan ke saya ini akan saya laksanakan hingga Pilkada 2018 nanti,” ujarnya.

Sementara, Ketua Bapilu DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi, Nicodomus Godjang menjelaskan, sudah ada 11 nama yang mendaftarkan diri melalui partainya itu. Tiga diantaranya, sudah mengembalikan formulir Bacalon Wali Kota atau Wakil Wali Kota Bekasi.

“Dari 11 Nama yang mendaftar, sudah ada tiga orang yang mengembalikan formulir pendaftaran ini, diantaranya Anim Imamudin, Adi Bunardi dan Engkus Prihatin,” ujarnya.

Pendaftaran akan di tutup pada tanggal 20 Juni 2017. Pasca itu, PDIP Kota Bekasi mulai melakukan penyaringan nama Bacalon, untuk di rekomendasikan ke DPD PDIP Jawa Barat.

“Setiap sosialisasi yang dilakukan bacalon, wajib melibatkan mesin partai (PDIP Kota Bekasi), meski bacalon memiliki tim sendiri, tetapi mesin partai harus dilibatkan, ini sebagaimana amanat SK nomor 4 tahun 2015, jika tidak, maka bacalon akan di coret dari pengusungan,” ungkap Nico. (RON)