Dewan Pengawas PDAM Bhagasasi Tak Persoalkan Pemutusan Modal Pemkot Bekasi

Kantor PDAM Tirtha Bhagasasi

BEKASI – Ketua Dewan Pengawas PDAM Tirta Bhagasasi Slamet Supriadi yang ditunjuk sebagai perwakilan dari Pemkab Bekasi mengaku tidak mempermasalahkan keputusan penyetopan modal yang diambil Pemkot Bekasi.

“Gak masalah…, Keputusannya dapat dipahami karena memang saat ini PDAM Tirta Bhagasasi tengah beproses menuju pemisahan,” katanya.

Sementara itu Asisten Daerah (Asda) III Kota Bekasi Dadang Hidayat mengungkapkan, langkah yang diambil Pemerintah Kota Bekasi dengan memutuskan menghentikan dana penyertaan modal di PDAM Tirta Bhagasasi mulai 2017 ini lantaran akan fokus membiayayi PDAM Tirta Patriot.

“Langkah tersebut dilakukan karena Pemkot Bekasi ingin fokus pada pengembangan PDAM Tirta Patriot sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD),” katanya.

Dadang mengatakan, keputusan penghentian kucuran modal juga berkaitan dengan proses akuisisi perusahaan yang dimiliki bersama Pemkot Bekasi dan Pemerintah Kabupaten Bekasi yang saat ini tengah berlangsung.

“Meskipun akuisisi masih belum rampung, tapi Pemkot Bekasi sudah ingin fokus mengembangkan PDAM Tirta Patriot yang memang didirikan untuk melayani warga Kota Bekasi,” katanya.

Menuruut dia, dana penyertaan modal pun akan dialihkan pihaknya kepada PDAM Tirta Patriot.

“Sementara di PDAM Tirta Bhagasasi, justru tengah dihitung aset-aset Pemkot Bekasi untuk keperluan akuisisi nanti,” katanya.

Dikatakan Dadang, porsi saham Pemkot Bekasi di PDAM Tirta Bhagasasi saat ini sebesar 40:60 dengan kepemilikan Pemkab Bekasi.