Kapolres Benarkan Anggotanya Ditangkap “OTT” Perkara Narkoba

ilustrasi

CIKARANG – Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Asep Adi Saputra, membenarkan seorang anggotanya ditangkap pada Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Tim Propam Polda Metro Jaya.

Oknum polisi berinisial NN itu diduga meminta sejumlah uang kepada pihak terlapor untuk mencabut laporan terkait dengan kasus narkoba.

“Ini masih penyelidikan, bener gak (kasus pemerasan) ini terjadi. Artinya begini, dugaan itu ada. Tapi kita harus mendalami lagi,” ucap Kombes Asep kepada wartawan baru-baru ini.

Dari informasi yang dihimpun, penangkapan itu terjadi disekitar lokasi Cafe Melati Metland, Tambun, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu 4 Maret 2017, pukul 21:30 WIB.

Pelaku diketahui seorang wanita berinisial MM, (20) yang berprofesi sebagai ladie cafe di Cafe Melati Metland Tambun. Ia ditangkap di tempatnya bekerja, berkat laporan warga.

Setelah ditangkap itulah, keluarga MM, yakni Nur langsung bertemu dengan anggota Polres Kabupaten Bekasi untuk membicarakan prihal adiknya yang ditahan polisi karena kasus narkoba. Belum ada penjelasan lebih lanjut terkait pangkat dan kesatuan oknum polisi tersebut.

Dalam pertemuan itu, disepakati bahwa MM dapat segera bebas, asal Nur dapat memberikan Rp 40 juta. Tapi Nur keberatan dan meminta keringanan, hingga terjadi negosiasi dimana disepakati Nur menyanggupi Rp10 juta.

“Kalau suap itu kan terjadi antara dua orang ini saya mau tau nih, polisi nya aktif atau pasif dia. Karena yang diduga memberi itu ada hubungan dengan perkara saudara yang ditangani. Tapi kalau terjadi dua duanya, Yah bisa dihukum dua dua nya,” jelasnya.

Saat transaksi itu, tiba-tiba anggota Propam Polda menyergap oknum polisi tersebut. Ia pun tak bisa mengelak dan hanya diam saat dibawa ke Polres Kabupaten Bekasi.

“Tenang saja temen temen saya masih dalami, saya tidak akan menutupi kok. Cuma saya hanya tidak ingin gegabah menyampaikan informasi, salah nanti karena kalau sudah di ekspos tapi dia tidak salah kan, kasian nama baiknya,” pungkasnya.