Garis Polisi Dicabut, Kombes Asep Janjikan Proses Hukum Berjalan

Polisi cabut garis polisi berwarna kuning di SMAN 1 Muaragembong

MUARAGEMBONG – Kapolres Metro Bekasi Kombes Asep Adi Saputra, Selasa (7/3/2017), mengungkapkan, olah tempat kejadian perkara (TKP) telah mencukupi dan garis polisi pun telah dicabut di SMAN 1 Muaragembong.

“Kami nyatakan bahwa olah TKP sudah cukup sehingga lokasi dibuka,” katanya.

Pemasangan garis polisi itu dilakukan untuk mencegah bertambahnya korban serta memaksimalkan penyelidikan di lapangan. “Meskipun garis polisi telah dilepas, akan tetapi saya memastikan proses hukum tetap berjalan,” ungkapnya.

Kombes Asep menjelaskan mengapa polisi mempertahankan police line, untuk mencegah korban dilokasi ambruknya atap bangunan kelas di SMAM 1 Muaragembong.

“Selain itu, makna teknisnya bahwa kami harus mengolah TKP untuk pembuktian. Perkara yang terang karena olah TKP yang benar maka dijaga. Kendati garis polisi sudah dicabut, kasus tetap berjalan,” tegasnya.

Pasca garis polisi berwarna kuning dilepas, kepolsian mempersilakan pemerintah daerah untuk memperbaiki dan dibangun kembali,