KOMNAS Perlindungan Anak Lantik Pengurus LPA Kota Bekasi

Pelantikan Lembaga Perlindungan Anak Kota Bekasi, kamis (30/3/2017).

BEKASI SELATAN – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi didampingi Kepala Badan Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bekasi (KP3A) Riswanti dan Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi Junaedi menyaksikan secara langsung pelantikan Lembaga Perlindungan Anak ( LPA) Kota Bekasi oleh Aris Merdeka Sirait ,Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Republik Indonesia, Kamis (30/3/2017)

Wali Kota Bekasi mengatakan bahwa Kota Bekasi telah menyiapkan 7 rumah pimtar, dalam RPJMD Kota Bekasi diharapkan mampu menyediakan 12 rumah pintar yang di tempatkan disetiap kecamatan.

” Anak adalah aset negara,perlindungan terhadap hak-hak anak menjadi perhatian kita bersama,tanggung jawab pemerintah dengan semua instrumen yang ada untuk melindungi anak-anak.Selamat kepada pengurus LPA yang baru dilantik ,semoga mampu menjadi mitra kerja pemerimtah dalam menjaga dan melindungi anak- anak khususnya di Kota Bekasi” jelas Rahmat Effendi.

Aris Merdeka Sirait Ketua Komisi Nasional KOMNAS Perlindungan Anak Republik Indonesia dalam sambutannya mengatakan bahwa kehadiran LPA kota Bekasi adalah mitra kerja pemerintah dalam permasalahan anak , Kota Bekasi begitu padat jumlah penduduknya dan pasti ada permasalahan sosial yang harus dtangani secara konfrehensif,”Kerja berat LPA tidak lepas dari jumah pendudukn yang ada ,kerjasama kemitraan strategis dalam memberikan layanan kepada anak anak yang terlibat masalah hukum sangat diperlukan. Hendaknya kita menjunjung tinggi nilai- nilai sosial yang harus mendapat perhatian, ini adalah lembaga perlindungan anak yang secara konfrehensif akan memutus mata rantai kejahatan terhadap anak” jelas Aris Merdeka.

Sementaa itu Ketua LPA Kota Bekasi yang baru dilantik ,Ade Puspita Sari mengatakan bahwa LPA Kota Bekasi memberikan perlindungan kepada anak-anak sebagai bibit yang baik tentunya tidak akan bisa tanpa peran oramg tua ,pemimpin ,guru disekolah yang menyediakan lingkungan yang siap maju dan berkembang bersama anak.

“Gerakan ramah anak pernah kami lakukan di Mustika Jaya,juga gerakan minum susu, serta sosialisasi gerakan sekolah aman. Kita mendorong Kota Bekasi menciptakan ruang publik terhadap anak ,LPA tanpa dukungan dari berbagai pihak tentunya tidak akan bisa berjalan dengan baik” Jelas Ade Puspita Sari.(RED)