Syukuran Khatmil Quran Aparatur Inspektorat

Syukuran khatmil Al-Quran kantor inspektorat

BEKASI SELATAN – Aparatur dilingkup Inspektorat Kota Bekasi merayakan syukuran khatmil Al Quran dengan berdoa bersama serta mendengarkan tausiah dari Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu, Selasa, (17/1) di Kantor Inspektorat Jalan Rawa Tembaga.

Program aparatur mengaji Al Quran dilakukan secara bersama oleh seluruh elemen aparatur muslim di Inspektorat. Dan kini telah berhasil memasuki tahapan putaran ke 6 Khatmil Quran. Mereka biasa menerapkan sehari khatam satu juz al Quran atau disebut One Day One Juz (Odoj).

“Ini menjadi kegembiraan bagi kami dan semoga tetap akan berlangsung walaupun akan segera berganti kepemimpinan,” kata Cucu M Syamsyudin, Mantan Ka Inspektorat yang kini menjabat sebagai Asisten 1.

Ia menuturkan bentuk syukur mampu menghatamkan Al Quran merupakan salah satu program pembinaan SDM aparaturnya sehingga berorientasi perbaikan kedepan. Ia pun berharap nantinya aparatur inspektorat juga akan mampu memberikan pelayanan pembinaan bagi SKPD yang lain.

“Tiap SKPD bukan merasa diperiksa tapi dibina oleh jajaran inspektorat untuk memperbaiki kualitas pelayanan agar semakin baik kedepannya,” ungkap Cucu M Syamsudin yang segera akan digantikan oleh Widodo Indrijantoro, selaku Kepala Inspektorat yang baru.

Sementara itu, Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu berharap keberhasilan ini dilanjutkan dengan memperbaiki tilawah al Quran masing-masing, sehingga membaca dengan baik secara tartil.

“Ini penting sebab salah tartil, misalnya panjang pendek bacaan mempengaruhi arti kandungan Al Quran sebenarnya,” kata Ahmad Syaikhu yang kerap dipanggil ustad.

Selain itu ia melanjutkan, dengan memahami isi kandungan Al Quran, memptaktekan dan berupaya menghafal Al Quran.

“Mudah-mudahan, kita berpegang teguh pada ajaran Nabi Muhammad dan mukjizat yang dibawa Beliau, Al Quran dan Hadist. Kita ingin dengan membaca Al Quran lebih baik mampu meningkatkan keimanan kita kepada Allah SWT dan berdampak pada kinerja terbaik bagi warga Kota Bekasi,” ungkap Ahmad Syaikhu. (goeng)