Job Fair 2016 Kota Bekasi Tersedia 2500 Lapangan Kerja

Para pencaker saat melihat lowongan pekerjaan yang dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja  Kota Bekasi, Selasa (11/10/20)
Para pencaker saat melihat lowongan pekerjaan yang dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi, Selasa (11/10/20)

BEKASI SELATAN – Pemkot Bekasi melalui Dinas Tenaga Kerja terus berupaya memfasilitasi para pencari kerja (Pencaker) warga Kota Bekasi untuk mendapatkan pekerjaan dengan menggelar bursa lowongan kerja atau Job Fair.

Kali ini, Job Fair 2016 digelar dari tanggal 11-13 Oktober 2016 di Bekasi Cyber Park Jalan Kh Noer Ali Bekasi. Sebanyak 40 perusahaan dari berbagai bidang membuka stand loket pendaftaran. Total target 2500 pencari kerja terserap pada bursa kerja yang di gelar selama tiga hari ini.

Para pencaker bisa datang ke loket pendaftaran perusahaan dengan membawa kelengkapan yang dibutuhkan. Seperti identitas diri dan lamaran pekerjaan.

Sumber pendanaan kegiatan dari APBD 2016 Kota Bekasi sehingga pencari kerja di bebaskan biaya pendaftaran alias gratis. Disnaker pun disatu stand terpisah meyediakan pelayanan pembuatan kartu pencari kerja atau kartu kuning.

Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu saat membuka Job Fair 2016 ini mengatakan selama kepemimpinannya bersama Walikota Bekasi Rahmat Effendi telah terserap sebanyak 55.260 pekerja warga Kota Bekasi.

Dan jumlah ini kata dia melebihi target Rencana Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bekasi periode 2013-2018 yang diupayakan menyediakan sebanyak 50 ribu lapangan pekerjaan.

“Terima kasih kepada jajaran Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi dan berbagai pihak untuk mendukung target 50 ribu lapangan kerja warga Kota Bekasi. Dan ini bisa dicek by name by address,” kata Wawali Ahmad Syaikhu, Selasa (11/10/2016).

Namun lanjut dia, selama sisa kepemimpinanya bersama Walikota Bekasi H Rahmat Effendi yang habis per Maret 2018, job fair akan terus dilakukan dan menjadi bagian dalam upaya pelayanan kepada masyarakat.

“Sampai akhir masa jabatan kita lakukan seoptimal mungkin merekrut dan menyiapkan lapangan pekerjaan bagi warga Kota Bekasi,” kata dia.

Selain itu, dalam memudahkan akses pencari kerja, ia pun mengintruksikan jajaran Dinas Tenaga Kerja untuk membangun aplikas online penerimaan kerja. Karena tak sedikit pencaker mengakses bursa kerja lewat smartphone mereka masing-masing.

“Aplikasi online seperti Bursa Kerja Khusus (BKK) untuk dikembangkan Disnaker. Lewat aplikasi dalam android jadi lebih mudah diakses gadget pencaker. Ini juga mendukung penerapan menuju Kota Bekasi smart city,” harap Wawali Ahmad Syaikhu.

Usai dibuka secara resmi, Wawali Ahmad Syaikhu kemudian meninjau masing-masing stand perusahaan yang kebanyaka telah diserbu pencaker yang sudah menunggu beberapa lama di luar tempat kegiatan job fair.