Rapat Bersama Komisi 1, KPUD dan Kesbangpol Kesiapan Pilkada Kabupaten Bekasi

Rapat bersama antara KPUD, Badan, Kesbangpol, Disdukcapil, dan DPRD Kabupaten Bekasi
Rapat bersama antara KPUD, Badan, Kesbangpol, Disdukcapil, dan DPRD Kabupaten Bekasi

CIKARANG – Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi bersama Badan Kesbangpol dan KPUD, Kamis, (18/82016), melaksanakan rapat bersama terkait persiapan Pilkada tahun 2017 mendatang.

Ketua Komisi I Yudi Darmansyah meminta KPU penjelasan sudah sampai mana persiapan dan kendalanya selama ini.

“Sudah sejauh mana si KPU dan apa saja hambatan-hambatan pejabat KPU dalam penyelenggaran Pilkada 2017,” ucapnya.

Yudi juga meminta ketegasan KPU bahwa pada saat ini KPU Kabupaten Bekasi baru dalam tahap pendaftaran bakal calon independen.

“Sejauh ini kan proses kpu baru sampe pendaftaraan bakal calon peseorangan, masih belum dinyatakan calon karena masih ada beberapa tahapan verifikasi,” terangnya.

Selanjutnya, kesulitan yang masih dihadapi yaitu DPT, salah satunya terkait E-KTP. Selama ini kan masih ada penduduk Kabupaten Bekasi yang belum memiliki E-KTP.

“Nanti kita akan mengenjot Disdukcapil supaya tidak ada satupun masyarakat Kabupaten Bekasi yang kehilangan hak politiknya dalam pilkada 2017,” tegasnya

Kepala Kesbangpol, Kosasih mempresentasikan kegiatan yang sudah dilakukan selama kurun waktu 3 bulan terakhir.

“Kira-kira demikian yang dapat kami sampaikan rangkaian kegiatan yang sudah dilakukan berkaitan dengan persiapan Pilkada. Namun berkaitan dengan pengamanan sudah kami komunikasikan dengan Kodam dan kepolisian,” ujarnya.

Kosasih juga memapatkan program untuk lsm dan ormas yang akan berlangsung pada minggu kedua di bulan September memberikan sosialisasi Pilkada dan melakukan komitmen untuk menjaga kondusifitas.

Ketua KPUD Idham Holik menjelaskan proses pendaftaraan calon perseorangan bakal calon Bupati minimal 134.684 orang.

“Kami telah menerima 2 pasangan calon perseorangan yakni dari Obon Tabroni, juga dari Iin Fahrihin,” jelasnya.

Sementara untuk pemantau Pilkada, hingga saat ini KPUD belum menerima satupun pendaftar dari LSM yang ingin menjadi pemantau Pilkada.

“Sampaii hari ini belom ada yang mendaftar untuk menjadi pemantau Pilkada. Pendaftaran masih dibuka sampai dengan Januari 2017,” singkatnya.

Pilkada merupakan hajat semua masyarakat Kabupaten Bekasi. KPU juga sudah menerima anggaran Hibah untuk keperluan Pilkada.

“Lebih dari Rp72 Miliar hibah dari Pemda Kabupaten Bekasi sudah diterima,” katanya.