3.182 Teguran dalam Pelaksanaan Uji Coba Ganjil-Genap

Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA – Uji coba sistem pembatasan kendaraan bermotor ganjil-genap di sejumlah jalan protokol Ibu Kota Jakarta sudah berjalan selama tiga hari, terhitung sejak 27 hingga 29 Juli 2016.

Dalam uji coba tersebut masih banyak para pengguna kendaraan bermotor yang melakukan pelanggaran.

Banyak kendaraan berpelat nomor ganjil yang masih saja digunakan pada tanggal genap dan pelat nomor genap digunakan pada saat tanggal ganjil.

Saat polisi melakukan teguran, para pengendara beralasan tidak tahu terkait pemberlakukan uji coba sistme ganjil-genap tersebut.

Menurut Kasi Pelanggaran Subdit Gakkum Polda Metro Jaya, Kompol Abdul Salam, dari evaluasi kepolisian terkait tiga hari pelaksanaan uji coba tersebut menemukan bahwa setiap harinya teguran kepada pengendara mengalami peningkatan.

“Perbandingan teguran tanggal 28 Juli 2016 dibanding tanggal 29 Juli 2016, teguran 1.176 banding 1.453, pada hari ketiga terjadi peningkatan pelanggaran 24 persen dibanding pada hari kedua uji coba,” kata Kompol Abdul, Jakarta, Sabtu (30/7/2016).

Kompol Abdul juga memberikan data bahwa jumlah selama tiga hari pelaksanaan sistem ganjil-genap itu terhitung, 27 sampai 29 Juli 2016, berjumlah 3.182 teguran

“Pelanggaran tersebut masih berupa lisan kepada pengendara yang melanggar, hingga saat ini,” lanjut Kompol Abdul.

Untuk diketahui bahwa pada hari ini, Sabtu 30 Juli 2016, kebijakan ganjil-genap tidak diberlakukan. Kebijakan tersebut hanya berlaku pada Senin sampai Jumat dan dibagi menjadi dua tahap, yakni pagi hari dan sore hari. Jam pemberlakuannya pukul 07.00-10.00 dan 16.00-20.00 WIB.