DPRD Kota Bekasi Evaluasi LKPJ Walikota TA 2015

Paripurna DPRD Kota Bekasi
Paripurna DPRD Kota Bekasi

BEKASI – Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2015 Pemerintah Kota Bekasi masih di temukan beberapa kelemahan penyerapannya oleh Pansus LKPJ DPRD Kota Bekasi, Rabu (8/6).

Menurut Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, laporan pansus LKPJ itu adalah masukan sebagai acuan dasar evaluasi kinerja Pemerintah Kota Bekasi.

“LKPJ itu adalah catatan-catatan, apa yang harus kita tindak lanjuti. Tentunya catatan itu menjadi bagian evaluasi kita keseluruhan,” ujar Walikota usai hadiri rapat Paripurna di Gedung Aspirasi DPRD Kota Bekasi, Jl Chairil Anwar no. 112, Bekasi Timur.

Pasalnya, pandangan yang di lontarkan oleh fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bekasi dalam sidang paripurna, atas LKPJ Pemkot Bekasi pada tahun 2015 masih belum bisa diterima.

Namun hal itu, lagi-lagi kata Walikota adalah sebagai evaluasi kinerja secara menyeluruh.

“Laporan pansus itu kan sudah mengakomodir laporan fraksi-fraksi yang ada. Oleh itu, saya tugaskan kepada Staf Ahli Pembangunan untuk merekapitulasi rencana aksi dan tindak lanjut dari semua itu,” pungkas Walikota.

Sementara untuk SKPD yang masih minim penyerapannya, lanjut Rahmat Effendi, sanksinya adalah penilian kinerja. Untuk kedepannya, ia akan memantau kinerja SKPD dalam satu bulan penuh.

“Jika dalam satu bulan itu ada kelalaian perencanaan, pelaksanaan, peniliaannya kepada kinerja SKPD itu,” tutupnya.