Kemenhub Prediksi Penumpang ModaTransportasi Mudik 2016 Meningkat

ilustrasi
ilustrasi

JAKARTA – Diperkirakan hampir seluruh moda transportasi mudik 2016 mengalami peningkatan penumpang.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, di Jakarta, Jumat (24/6/2016) mengatakan, peningkatan itu diukur dengan membandingkan jumlah penumpang pada transportasi mudik 2015.

Angkutan penyeberangan, misalnya, diprediksi naik 3,54 persen menjadi 3,7 juta penumpang pada Lebaran 2016 dibandingkan 3,5 juta penumpang pada Lebaran 2015. Moda kereta api juga diperkirakan mengalami kenaikan sebesar 4,63 persen menjadi 4,1 juta penumpang pada tahun ini dari 3,9 juta dari Lebaran tahun lalu.

Selanjutnya, untuk moda laut juga mengalami kenaikan 2,9 persen menjadi 910.191 penumpang pada lebaran tahun ini dari 883.681 penumpang pada lebaran tahun lalu.

Adapun, moda transportasi udara diprediksi mengalami kenaikan tertinggi dibandingkan seluruh moda, yakni mencapai 7,62 persen menjadi 4,6 juta penumpang pada Lebaran tahun ini dari 4,3 juta penumpang dari Lebaran tahun lalu.

Jonan menjelaskan, hanya jalur darat yang mengalami penurunan untuk Lebaran tahun ini, yaitu turun 2,7 persen menjadi 4,57 juta pada Lebaran 2016 dari realisasi 4,7 juta pada Lebaran 2015.

Sementara itu, pemudik dengan kendaraan pribadi justru naik signifikan.Jumlah pemudik sepeda motor diperkirakan melonjak 50 persen, yaitu 5,6 juta unit sepeda motor dibandingkan tahun lalu sebanyak 3,7 juta sepeda motor. Sedangkan jumlah mobil pribadi diprediksi meningkat 4,5 persen menjadi 2,4 juta mobil dibandingkan Lebaran 2015, yakni 2,3 juta mobil.

Untuk itu, Jonan mengimbau kepada pemudik dengan sepeda motor untuk tidak menargetkan waktu sampai tempat tujuan untuk menghindari risiko-risiko terburuk.

“Jangan berangkat dari sini (Jakarta) sehabis Maghrib, sampai Pemalang harus sebelum Subuh. Kalau capek ya berhenti. Karena memang sebetulnya motor bebek bukan untuk jarak 300 kilometer,” katanya. (plt)