Sempat Sebut Urus IMB ke Disnaker, Kini PT Partindo di Cikarang Berkelit

Perusahaan sparepart motor di Kampung Kobak Bitung, Desa Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, diduga tidak jelas izinnya.
Perusahaan sparepart motor di Kampung Kobak Bitung, Desa Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, diduga tidak jelas izinnya.

CIKARANG – PT Partindo yang beralamat di Kampung Kobak Bitung, Desa Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, berkeit, perusahaan yang sudah lebih dari satu tahun beroperasi ini sudah memiliki izin mendirikan bangunan (IMB) meski gedung dan kantor berstatus sewa dari warga.

“Kalau IMB sudah ada sama pemiliknya, Bang..! Kalau gedung dan kantor status sewa ke warga setempat dengan syarat yang kami tetapkan ada IMB,” kata Kepala Bagian Umum, Dwi, melalui Blackberry Messanger (BBM), Jum’at (18/03).

Padahal, sehari sebelumnya pada Kamis (17/03), dirinya menyebutkan IMB sedang diurus oleh Disnaker, hanya tidak tahu namanya.

Sedangkan, kantor dan gedung adalah milik PT Partindo yang berpusat di Zamrud, Kecamatan Tambun, bukan sewa dari warga.

“Memang kami adalah gudang material dan kantor, bukan menghasilkan barang produksi. Kami hanya memberdayakan masyarakat sekitar, seperti yang lainnya. Di kelurahan kami ada kurang lebih 10 perusahaan sejenis,” ujarnya.

Hal tersebut juga lain dengan yang diucapkan kemarin Kamis, bahwa dirinya mengatakan, perusahaan tersebut bukanlah gudang, melainkan kantor dan gedung tempat karyawan bekerja.

Perlu diketahui, gudang merupakan tempat penyimpanan barang yang melibatkan sedikitnya 2 orang untuk menjaga, bukan mempekerjakan lebih dari 100 karyawan untuk bekerja mengikir sparepart motor milik PT Kymco.

“Tapi ada yang harus diluruskan, bang. Masa, Disnaker ngurusin IMB… Apa gak salah..? Mksh,” tutup Dwi. (Ful).