Aparatur Pemkot Bekasi Diminta Berperan Gunakan Media Sosial

Wakil Walikota Bekasi, Ahmad Syaikhu mendukung kegiatan tersebut sebagai upaya mempermudah layanan publik yang menjadi tanggung jawab pemerintah.
Wakil Walikota Bekasi, Ahmad Syaikhu mendukung kegiatan tersebut sebagai upaya mempermudah layanan publik yang menjadi tanggung jawab pemerintah.

CISARUA – 68 orang aparatur dari kelurahan dan kecamatan se-Kota Bekasi mengikuti pelatihan citizen jurnalism kehumasan sejak 16-17 Maret 2016 di Royal Safari Garden, Cisarua, Bogor.

Pemerintah Kota Bekasi melalui Bagian Humas Sekretariat Daerah Kota Bekasi mengagendakan kegiatan tersebut sebagai upaya pemerintah meningkatkan kualitas pengelolaan komunikasi publik kepada masyarakat Kota Bekasi.

“Informasi pemerintahan dapat disampaikan kepada masyarakat dengan memanfaatkan media sosial yang dikelola aparatur. Pelatihan ini agar mereka lebih aktif menyampaikan kegiatan pemerintah melalui media sosial,” ungkap Kepala Bagian Humas MHD Jufri mengatakan hal tersebut dalam laporannya.

Wakil Walikota Bekasi, Ahmad Syaikhu mengatakan mendukung kegiatan tersebut sebagai upaya mempermudah layanan publik yang menjadi tanggung jawab pemerintah.

Pelayanan dan komunikasi publik dapat melalui pemanfaatan sarana media sosial yang ada seperti twiter, facebook dan media sosial lainnya.

“Peningkatan pemahaman citizen jurnalisme melalui media sosial yang dikelola aparatur juga tugas kita untuk mendukung smart city di Kota Bekasi,” kata Wakil Walikota Bekasi, Ahmad Syaikhu.

“Mudah-mudahan para peserta sebanyak 68 orang ini berupaya menjadi ujung tombak pengelola komunikasi publik melalui sosial media kepada masyarakat di tingkat kelurahan dan kecamatan. Kita bisa meretweet program pembangunan dan menjadi acuan kita dalam penanganan keluhan masyarakat,” kata Ahmad Syaikhu.

Seiiring dengan pesatnya pemakaian smartphone dikalangan masyarakat, membuat informasi lebih mudah diakses. Informasi kini berkembang melalui media cetak, eletronik maupun media online.

“Selain itu, kita melalui smartphone juga gampang sekali membuat atau mengakses sosial media seperti twiter, facebook dan media sosial lainnya,”ujarnya.

Tergantung pemakainya, informasi yang di share melalui sosia media juga dapat dimanfatkan untuk menyampaikan informasi yang positif.

Pemerintahan Kota Bekasi berkepentingan untuk meningkatkan penggunaan media sosial sebagai upaya bentuk komunikasi kepada masyarakat secara lebih baik.

68 orang aparatur dari kelurahan dan kecamatan se-Kota Bekasi mengikuti pelatihan citizen jurnalism kehumasan sejak 16-17 Maret 2016 di Royal Safari Garden, Cisarua, Bogor.
68 orang aparatur dari kelurahan dan kecamatan se-Kota Bekasi mengikuti pelatihan citizen jurnalism kehumasan sejak 16-17 Maret 2016 di Royal Safari Garden, Cisarua, Bogor.

Bahkan melalui pemanfaatan sosial media diharapkan ini segala keluhan dari masyarakat lebih mudah tersampaikan kepada pemerintah.

Selain itu, Pemerintah Kota Bekasi juga tengah merintis pengelolaan Kota Bekasi Smart City berbasis teknologi informasi yang saat ini sangat pesat berkembang.

Aparatur pun diarahkan untuk lebih aktif di media sosial dalam menyampaikan informasi pembangunan.

Latif Nurbana selaku narasumber mengatakan media sosial juga menjadi sarana bagi pemerintah untuk meningkatkan wawasan kebangsaan kepada masyarakat.

Kearifan lokal, budaya dan guna menjaga keharmonisan bermasyarakat menjadi pokok-pokok dalam pemanfaatan sarana media sosial.

“Media ini perlu lebih dimanfaatkan untuk mendukung masyarakat lebih maju dan harmonis,” ungkap Latief Nurbana.