Hidup Mati MU Vs Sulawesi Selatan di Stadion Wibawa Mukti

Maluku Utara saat melawan Papua Barat di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Belum lama ini
Maluku Utara sat melawan Papua Barat di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi

CIKARANG – MU yang berstatus runner up Grup F, harus menghadapi Sulawesi Selatan (Grup D) dalam laga play off dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat (Jabar), di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Selasa (29/03/2016) petang.

Pemenang pertandingan tersebut, berhak atas satu tempat terakhir ke PON 2016.

“Kami sudah siap tempur dengan kekuatan yang dimiliki. Sekalipun, ada dua pemain yang kita andalkan absen,” kata Manajer tim MU, Buyung Radjiloen di stadion Wibawa Mukti, Senin (28/3/2016).

Adapun pemain yang dimaksud, masing-masing yakni Muhdi Fahri Akbar dan Safrudin Tahar. Selama ini, keduanya merupakan pemain inti di barisan pertahanan.

“Kami harap itu tidak mempengaruhi performa tim. Apalagi kami jug sudah siapkan pemain penggantinya. Setelah istirahat selama beberapa hari, kami fokus mengembalikan kebugaran pemain untuk bisa tampil stabil dalam penampilan,” tuturnya.

“Selama ini, Maluku Utara belum pernah lolos PON untuk cabang olahrga sepak bola. Kami bertekad mengukir sejarah. Pertandingan ini adalah hidup mati. Untuk itu, kami minta dukungan dan doa restu masyarakat agar mampu meraih kemenangan,” imbuhnya.

Sementara itu, sudah terdapat enam tim yang lolos pada babak kualifikasi PON XIX/2016 cabang sepak bola yang digelar di lima tempat di Jawa Barat.

Masing-masing yakni Gorontlo, Jawa Tengah dan DKI Jakarta (Grup A), Bali (Grup B), Kalsel (Grup C), dan Papua (Grup F).

Sedangkan tim lain yang sudah menunggu yaitu tuan rumah Jawa Barat, juara bertahan Kaltim, dan tiga tim yang sudah lolos dari zona Sumatra yaitu Sumut, Sumbar, dan Bangka Belitung.

MU berstatus runner up Grup F dan Sulawesi Selatan dari Grup D. Pemenang pertandingan tersebut, berhak atas satu tempat terakhir ke PON 2016 yang digelar di Jawa Barat.

Alhasil, ini menjadi laga penentu bagi kedua tim. MU dilatih Arizona Hamadi dan Sulawesi ditangani Riono Asnan.