Marak Kasus DBD, Warga Jatikramat Minta Fogging

Salah satu warga jatikramat yang terserang DBD
Salah satu warga jatikramat yang terserang DBD

JATIASIH – Maraknya warga terjangkit DBD di Kota Bekasi harus menjadi perhatian serius oleh pemerintah Kota Bekasi. Karena sampai saat ini belum terlihat tindakan yang konfrehensif penanggulangan kasus DBD.
Lagi, Salah satu warga RT 01/08 kelurahan Jatikramat bernama Nuraini Az. SE terjangkit DBD.

Sampai saat ini korban masih mendapat perawatan di salah satu Rumah Sakit di Bekasi
Akibat maraknya serangan nyamuk aegis agepti, warga Jatikramat berharap pemerintah segera memberikan tindakan Fogging wilayah.

Ketua RT 01/08 M Amin S.PDi mengatakan pemerintah harus segera melakukan pencegahan dan penyuluhan perihal kasus DBD di wilayah Jatikramat, agar tidak jatuh korban untuk warga.

“kota Bekasi sekarang lagi Darurat DBD, pemerintah harus bertindak cepat melakukan fogging,” kata Amin belum lama ini.

Sementara, warga lainnya, Wawan mengungkapkan, DBD ini adalah kasus luar biasa yang perlu dicegah, oleh karena itu harus ada Pencegahan, Penanggulangan dan Penanganan (P3) yang cepat oleh pemerintah.

“Aparat pemerintah ditingkat kelurahan dan Kecamatan harus segera melakukan Fogging di wilayah yang warganya terjangkit DBD. Sehingga tidak bertambah jatuh korban”, ucapnya.

Kami berharap semua elemen pemerintah Kota Bekasi harus proaktif dalam menangani kasus DBD khususnya di Jatikramat dan Kota Bekasi secara keseluruhan agar segera tertangani dengan maksimal. Kami tidak ingin warga jatikramat lainnya terjangkit DBD.