Abdul Manan : Pengurusan Golkar Kota Bekasi Masih Solid

unduhanBekasi Selatan: Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bekasi pastikan masih solid, hal itu menampik semua tudingan bahwa terjadi perpecahan di kubu Golkar Kota Bekasi.

Beberapa waktu lalu, Politisi senior Partai Golkar Kota Bekasi, Heri Budisusetyo beserta Yusuf Naseh dan Rosihan Anwar dikabarkan menyatakan sebagai kubu Munas Ancol. Sementara itu, DPD Golkar Kota Bekasi yang dipimpin oleh Rahmat Effendi mengikuti titah pusat yakni berpegang teguh pada Munas Riau sesuai keputusan pusat.

Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Kota Bekasi, Abdul Manan, mengatakan salah satu pengurus yang dikabarkan menyeberang ke kubu Agung Laksono yakni Heri Budisusetyo masih terdaftar di kepengurusan DPD Golkar.

“Tidak benar jika ada pengurus yang keluar dari kepengurusan dan menyebrang, dia (Heri Suko) masih ada dalam kepengurusan,” ungkapnya kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

“Jika ingin menyebrang atau pindah partai silakan saja, tapi dari pengalaman kader yang pindah partai biasanya menyesal. Tapi hingga saat ini semua tetap kondusif dan program partai berjalan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, desas desus adanya kabar akan diadakannya Musyawarah Daerah (Musda) dari Kubu Munas Ancol di Kota Bekasi seperti yang terjadi di Kabupaten, Manan, menilai kabar tersebut tidak benar adanya.

“Saya belum dengar, yang saya tahu Golkar Kota Bekasi masih kompak dan mengikuti hasil Munas Riau. Selama ini berjalan kondusif dan akan tetap seperti itu,” ujarnya.

Di Kota Bekasi, kata Manan, semua berkoordinasi dengan baik, sehingga perpecahan seperti di pusat diakuinya tidak akan terjadi dan DPD Kota mengikuti SK yang diakui hukum.

“Yang saya tahu Golkar di sini cuma satu di bawah kepemimpinan Rahmat Effendi, dan mengikuti hasil Munas Riau. Tidak ada pengurus yang menyatakan keluar ke kubu lain,” tandasnya.