BBWM Gandeng Empat Perusahaan Migas Jawa Barat

PT Bina Bangun Wibawa Mukti (BBWM) menjalin kerjasama dengan empat Badan Usaha Milik Daerah  (BUMD) di Jawa Barat, dalam rangka mendorong perolehan porsi saham dari aktivitas ekplorasi minyak dan gas bumi di Jawa Barat.

Direksi 4 BUMD di Jawa Barat Bahas Kerjasama Migas
Direksi 4 BUMD di Jawa Barat Bahas Kerjasama Migas

Empat perusahaan yang menjalin kerjasama dengan BBWM adalah PT Migas Hulu Jabar BUMD Pemerintah Provinsi Jawa Barat, PD Petrogas Persada Karawang, BUMD Kabupaten Karawang, dan PT Subang Sejahtera BUMD Kabupaten Subang. Sedangkan untuk BUMD Kabupaten Indramayu, masih menunggu komunikasi lebih lanjut.

Pengelolaan wilayah kerja migas yang akan dikerjasamakan oleh BUMD se-Jawa Barat ini adalah untuk memperoleh Participating Interest (PI) sebesar 10% (sepuluh persen) pada Blok Offshore North West Java (ONWJ) yang terletak di 2 (dua) Provinsi dan 4 (empat) Kabupaten yang rencananya akan dimulai pada tanggal 19 Januari 2017.

BUMD se-Jawa Barat telah melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) antara keempat BUMD yang dilaksanakan di Bandung, Jawa Barat, pada hari Senin, 3 Agustus 2015.

Kemudian dilanjutkan dalam pertemuan kedua di kantor PT BBWM jalan Achmad Yani Nomor 3, Kota Bekasi, Senin 10 Agustus 2015. Kerjasama tersebut bertujuan mendorong Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memperoleh kesempatan atas Participating Interest (PI) sebesar 10% (sepuluh persen) pada Blok Offshore North West Java (ONWJ) tersebut.

Direktur Utama BBWM Prananto Sukodjatmoko menjelaskan, pemerintah daerah sebagai pemangku wilayah memiliki hak legal atas eksplorasi sumber daya alam di wilayahnya, terutama di bidang gas dan minyak bumi.

“Agar dilakukan pembagian porsi saham dalam konsorsium Participating Interest (PI) sesuai ketentuan peraturan perundangan yang berlaku,” kata Prananto, seusai penandatanganan kerjasama, Senin 3 Agustus 2015 lalu.

Peraturan perundangan yang dimaksud adalah, Undang-undang (UU) Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, Peraturan Menteri ESDM Nomor 15 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Wilayah Kerja Minyak Dan Gas Bumi, dan Pedoman Tata Kelola Migas Nomor 29 yang mengatur BUMD memperoleh prioritas dalam mendapatkan gas dari ekplorasi tambang Migas.

Aturan PI, kata Prananto, bertujuan baik untuk membantu pemerintah daerah dalam menggali potensi alam dan hasilnya dapat dimanfaatkan untuk membangun dan menyejahterakan masyarakat.

Selanjutnya untuk menyukseskan usaha memperoleh PI dalam sektor Migas keempat BUMD bersepakat membentuk Badan Kerja Sama (BKS) yang akan dikoordinasi oleh PT Migas Hulu Jabar, selaku BUMD Provinsi Jawa Barat.

Kerjasama berlaku untuk jangka waktu 2 (dua) tahun atau sampai Perjanjian Kerja Sama (PKS) / Kerja Sama Operasi (KSO) / Joint Venture Company (JVC) ditandatangani, mana yang lebih dahulu, dan dapat diperpanjang dengan persetujuan semua pihak yang bekerjasama.

Sementara itu, Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin mendukung langkah kerjasama antar BUMD yang membentuk konsorsium di bidang Migas.

“Saya mengapresiasi langkah strategis dalam pengembangan bisnis Migas yang telah dilaksanakan BBWM bersama sejumlah BUMD di Jawa Barat,” terang Neneng Hasanah Yasin.

Neneng berharap dengan adanya konsorsium ini pendapatan daerah meningkat yang berimplikasi pada bertambahnya modal pembangunan khususnya di Kabupaten Bekasi.

Dengan meningkatnya pendapatan daerah, akan mendukung upaya-upaya pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat melalui pembangunan fasilitas publik seperti sarana pendidikan, sarana kesehatan, dan sektor lainnya dalam lingkup pemberdayaan masyarakat akan lebih mudah dilaksanakan.

“Kerjasama ini menjadi angin segar bagi pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Bekasi, bahwa kami memiliki potensi alam yang cukup besar dan hasilnya bisa dinikmati secara bersama-sama,” imbuhnya.

Direktur Utama PT Migas Hulu Jabar, Begin Troys mengatakan kerjasama empat BUMD Migas selanjutnya disebut Badan Kerjasama. Begin optimistis usaha mendorong perolehan saham PI sebesar 10 persen dapat dicapai karena mendapat dukungan kuat dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah yang terlibat dalam kerjasama tersebut.

“Melihat upaya untuk memperoleh PI, kami optimistis bisa terealisasi pada 2017 mendatang,” terang Begin.

Begin menjelaskan, kemampuan daerah yang mengikutsertakan empat BUMD-nya dalam kerjasama tersebut cukup kuat. Seperti Provinsi Jawa Barat, mendukung melalui penyidaan dana pada Anggaran Pendapatan dan Belanda Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat.

“Kami juga mulai merumuskan mekanisme untuk membantu wilayah lain yang ikut dalam kerjasama ini agar kemampuan daerahnya kuat jika nantinya PI kita dapatkan,” imbuhnya.

Sekilas tentang PT BBWM
PT BBWM adalah Badan Usaha Milik Daerah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang dibentuk untuk menjadi induk perusahaan (holding company) yang bergerak di bidang minyak dan gas bumi. Sejak didirikan pada 30 Desember 2002, BBWM telah mengembangkan usaha niaga gas bumi dan pengolahan gas bumi di kilang LPG yang terletak di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Dalam perjalanan usahanya tersebut, BBWM hingga saat ini telah mampu memberikan kontribusi kepada Kabupaten Bekasi berupa Pendapatan Asli Daerah (PAD) setiap tahunnya. BUMD minyak dan gas ini selanjutnya akan menjadi induk usaha yang akan melakukan kegiatan usaha gas bumi di Kabupaten Bekasi.