Ahmad Syaikhu Apresiasi Kegiatan Subuh Keliling jadi Sarana Komunikasi

BEKASI – Agenda Subuh keliling (Suling) jajaran aparatur Pemerintah Kota Bekasi kali ini dilaksanakan di Masjid Jamie Nurul Hidayah Kelurahan Duren Jaya Kecamatan Bekasi Timur, Sabtu, (29/8).

Subuh keliling (Suling) di Masjid Jamie Nurul Hidayah Kelurahan Duren Jaya Kecamatan Bekasi Timur.
Subuh keliling (Suling) di Masjid Jamie Nurul Hidayah Kelurahan Duren Jaya Kecamatan Bekasi Timur.

“Semoga bisa meningkatkan silaturahmi yang lebih baik lagi antara jajaran aparatur dengan warga khususnya di kampung Pedurenan Kelurahan Duren Jaya. Terima kasih dan semoga Allah SWT menyehatkan jasmani dan rohani jajaran aparatur untuk memimpin masyarakat Kota Bekasi lebih baik dan menjadi kota yang maju,” kata DKM Masjid Nurul Hidayah, Eman Suleman.

Sebelumnya, Eman menyampaikan sebagian pembangunan Masjid Nurul Hidayah telah selesai. Kata dia anggaran pembangunan mencapai miliar rupiah dan dalam pembangunannya lebih banyak bersumber dari swadaya masyarakat.

Untuk itu, pihaknya ingin agar Pemkot Bekasi mengakomodir kebutuhan fasilitas masjid lainnya berupa lampu penerangan yang lebih baik.

“Tahun 2011 masjid ini diresmikan bapak Walikota Bekasi Rahmat Effendi, dan mendapatkan bantuan dana tambahan pembangunan masjid yang kurang paling lampu penerangan di dalam masjid,” kata Eman.

Mengenai tugas aparatur di kelurahan Duren jaya, Eman mengapresiasi lurah Duren Jaya dan jajaran dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Malah saat banjir dan persoalan lainnya, kata dia lurah datang dan mengakomodir kebutuhan warga saat itu.
“Ini bukan dibuat-buat bu lurah, kita bicara apa yang kita lihat sendiri,” kata Eman dalam logat khas Betawinya..

Sementara itu, Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu dalam sambutannya mengatakan agenda kegiatan subuh keliling menjadi salah satu sarana lebih mendekatkan aparatur dengan masyarakat. Kegiatan ini lebih meningkatkan hubungan lebih baik,

“Jadi tidak usah ada rasa sungkan lagi. Komunikasi dan keterbukaan keduanya menjadi upaya mewujudkan Kota Bekasi lebih¬† baik sesuai visi misinya yang Maju, Sejahtera dan Ihsan,” kata Ahmad Syaikhu.

Terkait kebutuhan lampu penerangan di dalam masjid, kata dia segera akan diakomodir pihaknya melalui bagian terkait yang memberikan rekomendasi dana hibah.

“Pemkot Bekasi tidak berkecil hati banyak masukan dan saran, malah kita sebagai aparatur sangat bangga adanya keterbukaan dari warga kepada pemerintah. Ini luar biasa. Keterbukaan akan menjadi modal awal dalam pembangunan,” kata Ahmad Syaikhu.

Dalam kesempatan itu ia juga berharap jajaran aparatur di kecamatan hingga kelurahan di Bekasi Timur mampu membangun komunikasi lebih baik agar setiap permasalahan di lingkungan bisa diselesaikan bersama.

“Saya apresiasi seluruh jajaran yang terus membangun hubungan baik dengan warga,” tegasnya.

“Dengan kehadiran aparatur datang ke wilayah apalagi sedang mengalami bencana seperti banjir hal itu membuat tenang warga. Dengarkan dan bantu semampu kita kebutuhan warga. Kalau sebaliknya kita jauh dengan warga, persoalan yang ada di masyarakat tidak akan terselesaikan,” katanya. (goeng)