‘Jangan Tanam Bom’ Kecaman dari Warga Babelan untuk PGN

Masyarakt tolak pipa PGN di wilayah mereka
Masyarakt tolak pipa PGN di wilayah mereka

BABELAN – Warga Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, rupanya sudah tidak tahan dengan rusaknya daerah mereka yang ditanami pipa gas.

Akibatnya, puluhan spanduk tentang penolakan proyek penanaman pipa gas milik Perusahaan Gas Negara (PGN) terpampang di sepanjang Jalan Raya Buni Bakti.

Terlihat dalam spanduk itu bertuliskan ‘Harga Mati’ hingga bernada pesan berisi ‘Pengalihan Penggalian Pipa PGN di Desa Kami Buni Bakti’.

Irul (35), warga Kampung Buni RT.014/04 Desa Buni Bakti mengatakan, dengan adanya proyek penanaman pipa gas milik PGN membuat warga khawatir. Pasalnya, pipa yang akan ditanam itu berada di badan jalan atau berjarak 2 meter dengan rumah warga.

“Kami menolak dan meminta untuk dialihkan ke jalur lain. ini harga mati serta tidak dapat ditawar lagi,” ujarnya.

Irul berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi khususnya Bupati menghentikan izin proyek pemasangan jaringan pipa gas yang sudah berjalan di Kampung Hutan Desa Muara Bakti Kecamatan Babelan, agar masyarakat tidak terkena imbas semakin besar.

“Seharusnya Pemkab meminta rekomendasi dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terlebih dahulu sebelum dilakukan pembangunan proyek ini,” tutupnya. (Ind)