Distako Lakukan Foto Lidar Sebagai Data Penyusunan RDTR Kota

BEKASI – Dinas Tata Kota (Distako) Kota Bekasi pada anggaran 2013 telah melaksanakan foto lidar wilayah Kota Bekasi sebagai upaya memetakan wilayah untuk penyusunan Rencana Detil Tata Ruang (RDTR) Kota Bekasi.

Sekretaris Dinas Tata Kota Enung Nurcholis dalam konferensi pers di Media Center Humas, Selasa, (14/7) mengatakan proses foto lidar ini telah dilaksanakan pihaknya untuk memetakan wilayah Kota Bekasi sebagai acuan penyusunan Rencaa Detil Tata Ruang (RDTR) Kota Bekasi. Hal ini juga menjadi amanat UU Nomor 26 tahun 2007 tentang penataan ruang.

“Pada tahun 2013 Pemerintah Kota Bekasi melaui Dinas Tata Kota melaksanakan Foto udara lidar dengan total biaya anggaran Rp 4.1 miliar. Datanya untuk RDTR Kota Bekasi dan perencanaan pembangunan di tiap SKPD,” kata Enung yang saat itu didampingi Kabid Perencanaan Distako Erwin dan Kabag Humas MHD Jufri.

Dari hasil pemetaan foto lidar ini kata Enung akan menjadi salah satu acuan perencanaan pembangunan di tiap SKPD yang membutuhkan RDTR terbaru Kota Bekasi. Sehingga dalam perencanaan anggaran selanjutnya rencana kegiatan secara global masuk pada mata anggaran sementara.

“Untuk melaksanakan perencanaan anggaran tahun selanjutnya bisa dilaksanakan lebih cepat melihat data foto lidar tersebut. Seperti kondisi jalan rusak untuk diperbaiki kebutuhan tahun selanjutnya tanpa harus turun kelapangan. data ini sudah bisa dilihat,” kata Enung.

Lanjut  Enung, foto lidar ini bisa mencari perencanaan perbaikan jalan dan saluran hingga pemetaan elevasi kemiringan tanah upaya mengatasi banjir wilayah yang dilakukan Dinas Bina Marta Dan Tata Air.

“Kemudian, data foto lidar ini digunakan Dinas Pendapatan Daerah dari pemetaam sektor pajak bumi dan bangunan di masyarakat dan Badan Pertanahan Nasional juga menggunakan sebagai dasar. pembuatam serifikat tanah warga. Dan Bappeda sebagai perencanaan anggaran se-Kota Bekasi,” kata Enung yang saat itu didampingi Kabid Perenacaan Distako Erwin dan Kabag Humas MHD Jufri.

Data hasil peta udara tersebut kata dia, telah di berikan kepada seluruh SKPd hingga Kecamatan sebagai data terbaru wilayah.

Sementara itu, Kabid Perencanaan Distako Erwin Guwinda mengatakan data ini segera akan dipublikasikan melalui website Pemerintah Kota Bekasi dan bisa diakses masyarakat sebelum diproses pihak Provinsi Jawa Barat.

“Segera ini bisa diberikan kepada masyarakat bisa diakses. Dan masyarakat mengetahui dan bisa melihat data peruntukan lahan se-Kota Bekasi,” kata Erwin.

Diketahui, konferensi pers yang digelar Dinas Tata Kota Bekasi ini dilakukan menanggapi pemberitaan media, mengenai apa manfaat yang telah diberikan melalui hasil foto lidar yang kegiatannya hingga mencapai Rp 4.1 miliar. (goeng)