5 Bulan Sawah di Kabupaten Bekasi Kering, Apa Tindakan Pemda ?

CIBARUSAH – Tak hanya sumur warga yang mengalami kekeringan di 4 desa, di Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, musim kemarau juga menyebabkan ratusan hektar area persawahan berisiko gagal panen.

BPBD Kabupaten Bekasi distribusikan 24.000 liter air bersih ke 5 Kecamatan yang mengalami kekeringan sejak 2 bulan lalu.
BPBD Kabupaten Bekasi distribusikan 24.000 liter air bersih ke 5 Kecamatan yang mengalami kekeringan sejak 2 bulan lalu.

“Ada 252 hektar persawahan yang berisiko gagal panen, diantaranya 177 hektar berada di Desa Ridhomanah, dan 75 hektar di Desa Ridhogalih,” ungkap Kasi Trantib, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Iman Arachman, di Cikarang.

Sejak 5 bulan terakhir ini, para petani di wilayah itu sudah tidak lagi bercocok tanan.

Lantaran ratusan hektar sawah tersebut mengalami kekeringan.

“Sejak masa tandur 2 bulan lalu hingga saat ini banyak area persawahan mengering. Seharusnya masa panen para petani di dua desa tersebut dijadwalkan pada bulan Juli ini,” paparnya.

Meski begitu, pihaknya sudah mengusulkan kepada pemerintah daerah terkait bantuan bagi para petani.

“Diantaranya, bibit padi dan pompanisasi yang akan diberikan oleh UPTD Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Diketahui, para petani di wilayah itu hanya mengandalkan air tadah hujan untuk mengairi area persawahan mereka. Namun saja, sistem irigasi pertanian tidak berfungsi.