APBD Meningkat, Komisi A Minta Insentif RW dan RT Dinaikan

Gedung DPRD Kota Bekasi
Gedung DPRD Kota Bekasi

BEKASI – Anggota Pansus III DPRD Kota Bekasi, Ariyanto Hendrata, mengungkapkan, insentif bagi ketua RT dan RW sebaiknya dinaikkan. Jika sebelumnya RT mendapatkan Rp 400 ribu bisa dinaikan menjadi Rp 600 ribu, sementara insentif RW yang tadinya Rp 800 ribu dinaikan menjadi Rp 1 juta.

Alasannya, karena Rt dan Rw terbebani tugas yang berat di masyarakat. Rt dan Rw merupakan ujung tombak pelayanan pemerintahan baik dari sisi administrasi kependudukan maupun mengurus warga yang sakit.

“APBD Kota Bekasi setiap tahun naik, saat ini sudah mencapai Rp 3,5 triliun. Kalau tahun depan bisa sampai Rp 4 trilun, sudah sewajarnya dana APBD itu kembali dirasakan masyarakat,” beber Ariyanto yang juga Ketua Komisi A.

Artinya, sudah sewajarnya Pemkot Bekasi memberikan perhatian kepada peningkatan insentif kepada struktur pemerintahan tingkat paling bawah tersebut.

Selain insentif RW dan RT, politisi F-PKS ini juga berharap agar pemilihan Ketua RW dilakukan dengan pemilihan secara langsung oleh masyarakat.

“Supaya mengenal siapa dan visi-misi calon RW, sehingga masyarakat itu merasa dihargai,” harapnya.