Di Desa ini Warga Tak Miliki KTP dan KK, Apa Alasanya ?

ilustrasi
ilustrasi

BERITABEKASI.CO.ID, BABELAN, – Ratusan lebih penduduk Desa Bahagia, Kecamatan Babelan, yang tidak mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan Kartu Keluarga (KK) disesalkan Kades Bahagia, Najmuddin.

“Sekitar 100 lebih-lah, jangan kan yang ngekost, yang rumah sendiri saja banyak yang tidak mempunyai KTP dan Kartu Keluarga Desa Bahagia,” kata Najmuddin saat berbincang dengan beritabekasi.co.id, (20/5/2015).

Contohnya RW 34, dari 350 data pemilih hampir 250 orang yang tidak mempunyai KTP Bahagia.

“Contohnya kemarin di RW 34 dari 350 data pemilih, mungkin hampir 250 orang yang tidak mempunyai KTP Bahagia,” ungkapnya.

Najmuddin pun menghimbau, bagi warganya yang tidak mempunyai KTP dan KK Bahagia, akan berikan SKTS (Surat Keterangan Tinggal Sementara).

Pendatang atau pribumi yang memiliki SKTS dalam jangka setahun, mempunyai kesempatan untuk pindah domisili di tempat tinggal yang barunya.

“SKTS ini nantinya untuk menertibkan warga yang tidak mempunyai KTP dan KK, SKTS ini satu tahun diperpanjang, satu tahun diperbolehkan, kalau sampai tahun ketiga tidak diurus, kita akan menyurati Disdukcapil Kabupaten Bekasi,” jelasnya.

Najmuddin menilai keberadaan penghuni kost yang didominasi pendatang membuat risih warga sekitar karena dengan mudahnya berkeliaran dengan mengubar auratnya. (Ind)