Ini Penyebab RSUD Kabupaten Bekasi Sering di Komplain Masyarakat

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi

CIBITUNG – Salah satu pasien Jantung asal Kecamatan Cibitung yang hendak berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi, harus rela terlantar dan tidak terlayani.

Pasalnya Dokter spesialis Jantung di RSUD tersebut diduga jarang masuk kerja dan Poli spesialis Jantung sering tutup.

“Iya, saya sudah berkali-kali ke RSUD untuk berobat, tapi Poli Jantung sering tutup. Malah saya sudah buat janji untuk berobat, tapi tetap saja tutup dan saya di pindahkan ke Poli Umum,” kata Neti kepada beritabekasi.co.id¸Kamis (28/5/2015).

Neti pun dibuat kecewa, karena RSUD membuat jadwal cek up yang semena-mena dari Poli Jantung ke Poli Umum.

“Saya kecewa, sebelumnya (Dokter Spesailis Jantung) beralasan Cuti. Tapi pas berobat lagi, malah ga ada (lagi), sedangkan saya sudah dijadwalin untuk berobat dan waktunya sudah ditentukan. Dokternya ga ada lagi,” cetusnya.

Terpisah, Direktur RSUD Kabupaten Bekasi, dr Sumarti saat dikonfimasi terkait Dokter Spesialis Jantung yang sering mangkir kerja, mengatakan, pasien dilayani oleh dokter penyakit dalam dan tidak ada yang ditelantarkan. Kemudian, Poli Jantung pun sudah dibuka kembali pada Kamis (28/5).

“Pasien dilayani oleh dokter penyakit dalam, mas, jadi tidak ada yang ditelantarkan dan hari ini poli jantung sudah buka kembali,” kata dr Sumarti melalui via seluler. (Ind)