Miris…Di Kota Bekasi Masih Ada Bayi Penderita Gizi Buruk

Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net

BERITABEKASI.CO.ID,BOJONG MENTENG – Himpitan Ekonomi menjadi salah satu faktor yang membuat manusia tidak berdaya, apalagi perhatian pemerintah Kota Bekasi kepada setiap warganya dirasa masih kurang. Hal itu dialami oleh Muhammad Rizky, bayi penderita gizi buruk berasal dari Bojong Menteng sampai saat ini belum mendapat perawatan. Dengan Alasan keterbatasan ekonomi, kini mengakibatkan kondisinya semakin memburuk. Memasuki usia tahun lebih, berat badannya, hanya 1,8 Ons.

Yunia (18) ibunda Rizky mengaku anak pertama tersebut lahir di Bidan tidak jauh dari rumah, melalui proses persalinan normal. “Waktu melahirkan normal. Jam sepuluh pagi lahirnya dan jam empat sore dibolehkan pulang kerumah. Berat badannya saat itu saat itu juga normal seberat 3,1 ons,” katanya.

Namun, ketika memasuki usia satu minggu, Rizky mengalami demam tinggi. Bahkan, setiap mengkonsumsi susu formula selalu dimuntahkan, dan kejadian tersebut berlangsung sampai sekarang. “Anak saya tidak ASI, makanya diberikan susu formula. Tapi setiap kali minum susu formula ia selalu muntah-muntah,” tuturnya.

Rizky dibawa berobat ke Puskesmas Bojong Menteng. Selanjutnya, pihak Puskesmas merujuk bayi malang tersebut ke RSUD Kota Bekasi dan Rumah Sakit Rawalumbu. “Puskesmas memberikan rujukan ke RSUD atau Rumah Sakit Rawalumbu. Tapi karena lebih dekat dengan rumah, kami bawa Rizky ke Rumah Sakit Rawalumbu. Dokter mengatakan cucunya itu mengalami gangguan percenaan, akibatnya susu yang diminum akan keluar lagi,” ungkap dia.

Sebenarnya lanjut dia, saat itu dokter menganjurkan Rizky harus mendapat perawatan intensif. Namun, karena tidak ada biaya, akhirnya pihak keluarga memutuskan merawat Rizky di rumah kontrakan, Rt. 05 Rw 02, Kelurahan Bojong Menteng Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. “Kami tidak punya biaya, dan pasrah saja, makanya kami rawat Rizky dirumah,” ujarnya pilu.