Walau Ahmad Dhani Tampil, Sejumlah Buruh Lebih Memilih Pulang

Walau Ahmad Dhani sedang tampil di atas panggung, sejumlah buruh lebih memilih pulang terlebih dahulu dari GBK, Jum'at (01/05/2015).
Walau Ahmad Dhani sedang tampil di atas panggung, sejumlah buruh lebih memilih pulang terlebih dahulu dari GBK, Jum’at (01/05/2015).

BERITABEKASI.CO.ID, JAKARTA – Hujan gerimis membuat sejumlah buruh yang sedang menikmati acara puncak perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (01/05/2015). Padahal puncak acara yang menampilkan Ahmad Dhani ini baru saja dimulai.

Sehingga belum juga selesai Ahmad Dhani membawakan satu buah lagu, sejumlah buruh mulai membubarkan diri.

“Mulainya lama banget, ditambah lagi gerimis. Mending pulang aja,” ucap salah seorang buruh asal Bekasi, Dudi (34) sambil bergegas meninggalkan GBK.

Dudi yang berangkat bersama ratusan rekan kerjanya ini mengaku sudah diminta pulang oleh istrinya di rumah. Sehingga, buruh yang kerja di salah satu perusahaan di kawasan Lippo Cikarang ini tidak sempat menikmati sajian hiburan puncak yang baru dimulai pukul 16.30 WIB tersebut.

“Istri saya dari tadi telepon menyuruh saya pulang, teman-teman saya yang searah sudah menunggu di parkiran bus,” ucap warga Perumahan BCL Cikarang itu.

Sementara itu Meuthia (22) buruh asal Kota Bekasi, ia mengaku tidak tertarik untuk menyaksikan performa Ahmad Dhani. “Mending langsung pulang mas, saya dan teman-teman tidak suka dengan tabiat Ahmad Dhani,” cetusnya.

Berdasarkan pantauan beritabekasi.co.id di GBK, sebagian buruh masih bersedia meluangkan waktunya demi menyaksikan aksi panggung Ahmad Dhani dengan duduk di tribun penonton. Sedangkan kelompok buruh yang berada di luar stadion membubarkan diri secara tertib.

Sebelumnya, ratusan ribu buruh tumpah ruah di Bundaran HI hingga Monas dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional yang jatuh pada hari ini.

Demi mengamankan aksi buruh tersebut, 14.404 personel yang terdiri dari 5.217 personel dari Polda Metro Jaya, 6.689 personel dari Polres, 1.597 personel dari Mabes Polri, dan juga ditambah 300 personel dari Mabes TNI serta 601 personel dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, diterjunkan di sejumlah titik.