Warga Keluhkan Lampu Jalan dan Drainase Yang Tidak Berfungsi

Anggota DRDP Kota Bekasi Solecha sedang memberikan sambutan dalam kegiatan Reses I tahun  2015, di Pekayon, Minggu (30/03/2015).
Anggota DRDP Kota Bekasi Solecha sedang memberikan sambutan dalam kegiatan Reses I tahun 2015, di Pekayon, Minggu (30/03/2015).

BERITABEKASI.CO.ID, BEKASI SELATAN – Minimnya penerangan jalan umum (PJU) yang berfungsi dengan baik di wilayah Bekasi Selatan ternyata mendapat keluhan khusus bagi warga. Dengan banyaknya area yang tidak diterangi PJU, menjadikan wilayah tersebut menjadi rawan dengan tindak kejahatan. Demikian diungkapkan oleh Solecha, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, sesaat setelah menggelar Reses I tahun 2015, Minggu (30/03/2015).

“Banyak agenda yang belum tuntas alias mangkrak, sehingga kita akan selesaikan pada tahun anggaran 2015 dan 2016. Teknis akan kita serahkan kepada pemerintah daerah, selanjutnya kita akan mengontrol kebijakan – kebijakan yang diambil oleh Pemkot Bekasi,” ucap politisi asal Partai Golkar ini kepada awak media.

Solecha menjelaskan, kenapa titik berat yang disinggungnya pada reses kali ini terkait masalah penerangan jalan.

“Seperti diketahui bersama, akhir – akhir ini kejahatan di jalanan semakin merajalela, salah satu faktornya adalah minimnya lampu penerangan jalan, terutama di Kecamatan Bekasi Selatan,” jelasnya.

Selain PJU, program selanjutnya yang akan dibenahi adalah masalah tata kelola drainase yang menurutnya belum baik. Sehingga dirinya mendorong Pemkot Bekasi untuk sesegera mungkin menyelesaikan program penanganan banjir. “Semoga di tahun 2015 – 2016, program yang kita canangkan betul – betul dapat tercapai,” harapnya.

Lebih jauh dia mengatakan, Sekitar 600 aspirasi dari masyarakat yang didapatkannya dari reses 2015, nantinya akan selaraskan dengan hasil musrenbang yang sudah selesai beberapa waktu lalu, jangan sampai ada aspirasi yang tumpang tindih. “Hasil reses kali ini, kita jaring kembali dan kita cocokan dengan hasil musrenbang yang lalu. Ini dilakukan untuk diselaraskan sehingga tidak terdapat aspirasi ganda,” pungkasnya. (ton)