Tim Formatur ‘Dead Lock’, Anim Dikukuhkan Nakhodai PDIP Kota Bekasi

Suasana penghelatan Konferensi Cabang DPC PDi Perjuangan Wilayah II Jawa Barat di RM Indo Alam Sari Karawang, Senin (09/03/2015).
Suasana penghelatan Konferensi Cabang DPC PDi Perjuangan Wilayah II Jawa Barat di RM Indo Alam Sari Karawang, Senin (09/03/2015).

BERITABEKASI.CO.ID, KARAWANG – Penghelatan Konferensi Cabang (Konfercab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Bekasi yang digelar di Rumah Makan Indo Alam Sari, Kabupaten Karawang, Senin (09/03/2015), menemui jalan buntu setelah Tim Formatur yang sudah empat kali berunding ini tidak juga menemui titik temu dalam menentukan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi.

Sesaat sebelumnya, nama Anim Imamuddin, Tumai dan Ricky Tambunan muncul sebagai tiga besar bakal calon Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi yang merupakan hasil dari proses seleksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan yang selanjutnya ketiga orang terpilih tersebut bermufakat untuk memilih Anim Imamuddin sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi periode 2015-2020.

Pasca terpilih, Anim diberikan mandat untuk langsung menyusun struktural pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi periode 2015-2020 dengan didampingi oleh tim formatur. Formatur yang dimaksud yakni tiga Ketua PAC dengan perolehan suara terbanyak saat pagelaran pemilu legislatif 2014 silam. Tiga orang tersebut adalah Tofik Hidayat selaku Ketua PAC Bekasi Timur, Arif Rahman Hakim selaku Ketua PAC Bekasi Utara, Toni selaku Ketua PAC Bekasi Barat, dan terakhir perwakilan dari DPP maupun Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jawa Barat yang diberi mandat oleh DPP partai.

Ketua terpilih DPC PDI perjuangan Kota Bekasi periode 2015-2020, Anim Imamuddin beserta tim selepas pengukuhan.
Ketua terpilih DPC PDI perjuangan Kota Bekasi periode 2015-2020, Anim Imamuddin beserta tim selepas pengukuhan.

Saat rapat formatur, ketiga orang tim formatur tersebut diatas enggan menyetujui Ricky Tambunan sebagai Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi yang merupakan usulan dari Anim sang ketua terpilih. Bahkan ketiganya memaksa agar Anim dapat mengakomodir Nuryadi Darmawan sebagai Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi.

“Dalam SK DPP, penunjukan tiga besar hanya untuk menentukan ketua, sementara untuk struktur di bawahnya ditentukan oleh tim formatur. Saya dan dua PAC lainnya, yang berada dalam formatur menolak keras Ricky Tambunan untuk menjadi Sekretaris DPC,” ungkap Ketua PAC Bekasi Timur, Tofik Hidayat.

Berdasarkan pengamatan beritabekasi.co.id di arena konfercab, penolakan keras Ricky Tambunan sebagai sekretaris oleh ketiga orang tersebut lebih disebabkan oleh pesanan oleh salah seorang kandidat yang namanya tidak masuk dalam tiga besar bakal calon ketua. Hal tersebut terlihat begitu nyata dalam rekomendasi yang diusulkan, yakni Nuryadi Darmawan.

Karena tidak juga menemui kesepakatan, akhirnya penetapan struktural pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi diambil alih oleh DPP PDI Perjuangan yang akan dibahas selama 14 hari kedepan. Kendati demikian, Anim Imamuddin tetap dikukuhkan oleh DPP PDI Perjuangan yang kali ini diwakili oleh Maruarar Sirait.

Wakil Ketua Bidang Infokom DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat memastikan bahwa Anim Imamuddin tetap menakhodai DPC PDI Perjuangan selama lima tahun kedepan.

“Anim Imamuddin tetap sah sebagai ketua. Selanjutnya untuk urusan struktur akan dibahas di DPP partai,” ujar pria yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Ini.

Sementara itu Anim Imamuddin sang ketua terpilih mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada DPP PDI Perjuangan untuk menentukan susunan kepengurusan DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi.

“Karena formatur menghendaki keinginan lain, maka disepakati untuk susunan pengurus DPC akan ditentukan oleh DPP,” ujarnya singkat. (wok)