Kepala BKD Bantah Larang Bawa Makanan Saat Apel Akbar

Rapat antara Komisi A DPRD Kota Bekasi bersama BKD Kota Bekasi, Camat Pondokmelati, Lurah Jatirahayu, Selasa (03/03/2015).
Rapat antara Komisi A DPRD Kota Bekasi bersama BKD Kota Bekasi, Camat Pondokmelati, Lurah Jatirahayu, Selasa (03/03/2015).

BERITABEKASI.CO.ID, KOTA BEKASI – Komisi A DPRD Kota Bekasi memanggil pihak – pihak yang berkaitan dengan kegiatan apel akbar “Pakta Integritas” Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi Sabtu (28/02/2015) lalu, di ruang rapat Komisi DPRD Kota Bekasi, Selasa (03/03/2015).

Adapun pihak yang hadir memenuhi panggilan dari Komisi A DPRD Kota Bekasi adalah, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bekasi, Camat Pondok Melati dan juga Lurah Jatirahayu.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Reni Hendrawati mengungkapkan bahwa pihaknya tidak pernah melarang para peserta apel akbar untuk membawa makanan dan minuman, namun dirinya tidak menampik adanya himbauan tentang menjaga kebersihan Stadion Patriot Kota Bekasi.

“Kami tidak pernah melarang (membawa makanan minuman), bahkan kami perintahkan seluruh Kepala SKPD untuk memperhatikan konsumsi, akomodasi anak buahnya, kami juga sudah siapkan 62 tenaga medis,” ungkapnya.

Kemudian, Camat Pondok Melati Roro Yoewati mengaku bahwa pihaknya beserta Lurah Jatirahayu sudah melarang almarhumah untuk mengikuti apel akbar tersebut, menurutnya almarhumah adalah pribadi yang berdedikasi dan bertanggungjawab dengan pekerjaannya.

“Suaminya dan Kasie Ekbang sudah melarangnya untuk ikut apel akbar, namun dia bersikeras dengan mengatakan ‘saya adalah pegawai, dan saya bertanggungjawab dengan pekerjaannya,” ujar Camat cantik ini seraya mengikuti ucapan almarhumah.

Sementara itu Anggota Komisi A DPRD Kota Bekasi Winoto menyayangkan tentang lemahnya koordinasi yang dilakukan antar SKPD ini sebelum apel akbar digelar.

“Hal ini harus menjadi evaluasi untuk kegiatan berikutnya, karena apa yang diinstruksikan oleh para pimpinan tidak berbunyi sama di level bawah, seperti terjadi distorsi informasi,” ujar politisi asal Partai Hanura ini.

Kemudian Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi Ariyanto Hendrata mengapresiasi tindakan responsif cepat Pemkot Bekasi dalam menangani insiden tersebut.

“Kami, Komisi A DPRD Kota Bekasi akan mendorong Pemkot Bekasi untuk memberikan tanda jasa ataupun penghargaan kepada almarhumah atas loyalitas dan dedikasinya sebagai Pegawai Negeri Sipil,” ujarnya singkat. (wok/adv)