Semangat Tahun Kambing Kayu Dari Klenteng Hok Lay Kiong

Klenteng Hok Lay kiong
Klenteng Hok Lay kiong

BERITABEKASI.CO.ID, KOTA BEKASI – Klenteng Hok Lay Kiong merupakan salah satu klenteng tertua di bekasi, Klenteng ini didirikan sejak abad ke-18 M. Saat Perayaan Imlek tahun Kambing Kayu, Klenteng Hok Lay Kiong ramai didatangi warga Tionghoa di Bekasi menjelang pergantian tahun baru cina 2566, Rabu (18/2/2015).

Ribuan warga Tionghoa mendatangi klenteng tertua di Kota Bekasi ini untuk melakukan ritual sembahyang menjelang pergantian tahun cina. Selain itu, lampion hias juga turut mewarnai Klenteng Hok Lay kiong.

Agus Susanto yang merupakan Dharma Duta se-Jawa Barat, dirinya menjelaskan, rangkaian perayaan tahun baru imlek tersebut dimulai dengan “Tapekong Night” yang sudah dilaksanakan pada 18 Februari, dan akan diakhiri dengan perayaan Cap Go Meh dua minggu usai pergantian tahun baru imlek.

Dijelaskan Agus, pada umumnya makna dari setiap imlek yaitu berbakti kepada orangtua serta melakukan kebaikan yang tercermin dari angpaonya, selain itu semangat di kehidupan yang akan datang.

“Kambing Kayu identik dengan semangat dalam menjalani hidup ini dan sukses dalam keluarga. Apalagi, sukses tanpa kehidupan keluarga biasanya kurang adanya keharmonisan. Kemudian, untuk kesehatan serta kesejahteran juga menjadi alasan,” ungkapnya.

Lanjutnya, semakin besar lilinnya, maka akan semakin sejahtera para umat yang hadir  sedangkan besar kecilnya ukuran digambarkan dari ketulusan. Tidak hanya kebaikan yang tersirat dari besar kecilnya lilin. Namun, tenaga dan pengorbanan menjadi ketulusan. “Kecil tapi tulus menjadi lebih berharga,” ucapnya.

Ia berharap, di tahun ini semuanya berjalan dengan baik dan semua diberikan kemudahan. Dirinya juga berpesan agar negara ini dapat berjalan dengan baik. Jangan sampai terjadi konflik dan semua masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan rukun dan kuat.

Senada dengan Agus, Anggota DPRD Kota Bekasi Ronny Hermawan yang juga terlihat ikut bersembayang di klenteng tersebut, menjelaskan bahwa, dalam pergantian tahun kambing kayu ini, semoga masyarakat Bekasi dapat membangkitkan semangat baru, harapan baru yang kuat dan mampu menjaga serta saling menghargai seperti Kambing Kayu.

“Di tahun ini, semoga masyarakat bekasi dapat bangkit setelah awal tahun ini dilanda bencana banjir, dan pemerintah serta masyarakat dapat mengupayakan serta menanggulangi bencana ini supaya tidak terjadi di tahun berikutnya. Semangat tersebut diharapkan bisa meningkatkan rasa kebersamaan dan memberikan kekuatan seperti makna Kambing Kayu,” pungkasnya. (wok)