Broadcast Korban Begal Putus Tangan Di HI Bekasi Itu HOAX

Korban diketahui bernama Dakkir (25)
Korban diketahui bernama Dakkir (25) Sumber: disini.
Korban memang sudah diincar oleh pelaku yang menabraknya di lampu merah hingga terjatuh kemudian dibacok dengan celurit.
Korban memang sudah diincar oleh pelaku yang menabraknya di lampu merah hingga terjatuh kemudian dibacok dengan celurit.

BERITABEKASI.CO.ID, KOTA BEKASI – Ramainya broadcast (BC) via Blackberry Messenger (BBM) yang berisi telah terjadi pembegalan yang menyebabkan korban putus tangannya di bilangan Harapan Indah Kota Bekasi dibantah oleh Kasubbag Humas Polresta Bekasi Kota AKP Siswo.

“Broadcast via BBM tersebut hoax, hanya ingin memperkeru suasana saja,” ujarnya kepada beritabekasi.co.id, Sabtu (21/02/2015).

Kendati demikian, Siswo berpesan agar para pengendara tetap meningkatkan kewaspadaannya dalam berkendara.

“Ya tetap waspada serta hindari melewati jalan yang sepi dan minim penerangan,” katanya seraya berpesan kepada pengendara agar menghindari berkendara sendirian saat malam hari.

Lebih lanjut Siswo berharap agar masyarakat jangan langsung percaya jika ada broadcast serupa lagi yang beredar.

“Jika ada broadcast serupa, diharapkan masyarakat untuk meng-kroscek-nya terlebih dahulu tingkat kebenarannya, jangan lantas langsung disebar lagi,” pungkasnya.

Berikut adalah broadcast yang beredar baik di BBM maupun di sosial media.

Hati-Hati Begal udah sampai HI (Harapan indah, Bekasi) seorang anak pulang malam habis main futsal,ketika melewati depan Restoran Padang Sederhana (Jalur disitu memang agak sepi) dia dibegal oleh sekawanan Pembegal, motornya dan hp nya dirampas, tangan kanan nya dibuntungi dan dibuang ke kali. Astaghfirullah. hati-hati yang pulang malam..mohon di share ke yg lain agar orang disekitar kita berhati-hati.

Berdasarkan penelusuran beritabekasi.co.id, kejadian tersebut adalah peristiwa yang terjadi pada hari Selasa (12/02/2015) di Tegalsari, Surabaya yang berlatar belakang rasa cemburu buta karena kekasih otak pelaku pembacokan didekati oleh korban. (wok)