Usulan Sedang Diproses DPP, Muhamad Dian Selangkah Lagi Di PAW

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Asal Partai Gerindra Abdul Harris Bobihoe berpose bersama dengan lima dari enam anggota DPRD Kota Bekasi asal Fraksi Gerindra setelah selesai menggelar reses pertamanya di bilangan Durenjaya, Kota bekasi, Kamis (26/02/2015).
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Asal Partai Gerindra Abdul Harris Bobihoe berpose bersama dengan lima dari enam anggota DPRD Kota Bekasi asal Fraksi Gerindra setelah selesai menggelar reses pertamanya di bilangan Durenjaya, Kota bekasi, Kamis (26/02/2015).

BERITABEKASI.CO.ID, KOTA BEKASI – Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Abdul Harris Bobihoe mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menerima laporan terkait rekomendasi Pergantian Antar Waktu (PAW) atas nama Muhamad Dian yang merupakan anggota DPRD Kota Bekasi asal Partai Gerindra. Hal tersebut diungkapkannya saat menggelar reses pertama DPRD Provinsi Jawa Barat di Kota Bekasi beberapa waktu lalu.

“Kami sudah menerima laporan dari DPRD Kota Bekasi, DPC Partai Gerindra Kota Bekasi dan juga DPD Partai Gerindra Provinsi Jawa Barat,” ungkap pria yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat ini kepada beritabekasi.co.id.

Dia juga memaparkan bahwa laporan yang berisikan surat rekomendasi PAW itu sedang diproses dan akan ditindaklanjuti di tingkatan DPP Partai Gerindra.

“Jika kami melihat dari data dan laporan yang ada, kedepan kami akan melakukan investigasi terlebih dahulu, setelah itu baru kami melakukan tindakan kepada yang bersangkutan,” paparnya.

Lebih jauh dia menjelaskan bahwa adanya kesamaan usulan dari DPC Partai Gerindra Kota Bekasi dan juga DPD Partai Gerindra Provinsi Jawa Barat terkait PAW Muhamad Dian sebagai anggota DPRD Kota Bekasi.

“Usulannya sejalan dengan apa yang diusulkan oleh DPC, DPD dan juga dari Badan Kehormatan DPRD Kota Bekasi, untuk melakukan PAW,” jelasnya.

Ketika disinggung tentang persiapan dari Partai Gerindra dalam menghadapi gugatan dalam menangani usulan PAW anggotanya, dia berkelit bahwa banyak faktor yang menjadi dasar penilaian dalam keputusan PAW nanti.

“Yang penting bagi kami adalah menjalankan prosesnya terlebih dahulu. Kalau memang sudah jatuh sanksi, dan dia mau melakukan gugatan hukum itu merupakan hak pribadinya dia. Kami akan serahkan ke KPU sesuai dengan amanat undang-undang, yaitu suara terbanyak setelah dia (Muhamad Dian),” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Badan Kehormatan DPRD Kota Bekasi telah mengeluarkan surat rekomendasi (baca disini) terkait Muhamad Dian yang diduga berperilaku diluar kepatutannya (baca disini) sebagai anggota DPRD Kota Bekasi dan juga sebagai Wakil Ketua III DPRD Kota Bekasi. (wok)