Penanganan Banjir Di Kelurahan Jatirasa Jadi Prioritas

Musrenbang Kelurahan Jatirasa
Musrenbang Kelurahan Jatirasa

BERITABEKASI.CO.ID, KOTA BEKASI – Memasuki hari kedua pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan se-Kota Bekasi, yang dihelat secara serentak oleh Pemerintah Kota Bekasi, selama tiga hari yakni senin hingga rabu (19-21/01/2015), dihadiri stakeholder terkait, diantaranya Bappeda, Disbimarta, Disbangkim, termasuk anggota DPRD Kota Bekasi di daerah pemilihannya (dapil) masing-masing.

Anggota DPRD Kota Bekasi, Solecha, menghimbau kepada seluruh masyarakat agar memanfaatkan Musrenbang untuk mengajukan usulan yang dibutuhkan, baik meliputi pembangunan maupun terkait kesejahteraan masyarakat.

“Musrenbang merupakan sistem penyerapan usulan masyarakat yang diajukan, kemudian dimasukan kedalam RKPD pada tahun berikutnya. Namun mengenai tidak terserapnya usulan oleh pemerintah, disebabkan karena keterbatasan anggaran yang ada,” ucap Solecha disela kegiatan Musrenbang yang dihelat di kantor Kelurahan Jatirasa, Jati Asih, Kota Bekasi, selasa (20/01/2015).

Dalam kesempatan itu, Politisi Partai Golkar ini meminta kepada pihak eksekutif agar memprioritaskan usulan yang dibutuhkan oleh masyarakat, seperti program pembangunan penguatan tanggul serta perbaikan drainase, karena wilayah tersebut kerap dilanda banjir ketika musim hujan tiba.

“Kami meminta kepada eksekutif agar memprioritaskan program yang berkenaan dengan penanganan banjir. Kami perwakilan masyarakat dapil III, akan mengawal usulan ini hingga pada tahun anggaran berikutnya, alokasi untuk perbaikan drainase dan penguatan tanggul dapat terakomodir oleh Pemerintah Kota Bekasi,” ujar Solecha sekaligus mengimbau seluruh anggota dewan yang mewakili dapil III untuk mengawal usulan masyarakat Jatirasa.

Mengenai usulan yang tidak terserap dalam Musrenbang, Solecha mengatakan, agar masyarakat memahami keterbatasan anggaran yang ada. Karena, prioritas anggaran tidak hanya berkutat pada satu wilayah, “Usulan yang tidak terserap, mesti diprioritaskan pada tahun anggaran berikutnya. Hanya saja masyarakat perlu bersabar dan memaklumi keterbatasan anggaran yang ada,” pungkasnya. (wok)