Pedagang Terompet dan Jagung Bakar Jelang Tahun Baru 2015 Banjiri Kota Bekasi

Pedagang jagung di Jalan Baru, Duren Jaya, Rabu (31/12/2014).
Pedagang jagung di Jalan Baru, Duren Jaya, Rabu (31/12/2014).

BERITABEKASI.CO.ID, BEKASI TIMUR РMenjelang pergantian tahun baru 2015 yang tinggal hitungan jam ini, pedagang musiman mulai dari  terompet, Jagung Bakar membanjiri Kota Bekasi, Rabu (31/12/2014).

Maryoto (55) salah satu pedagang terompet di Jalan Baru, Underpas Duren Jaya mengatakan, terompet yang dia jual bervariasi harganya.

“Tergantung jenisnya, kalau yang besar bisa Rp 30 ribu, yang kecil Rp 7 ribu,” kata maryoto.

Hal yang sama juga disampaikan Umam (40), salah seorang pedagang terompet musiman yang menggelar dagangannya di Pasar Baru.

“Saya selalu menjual terompet menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru dan biasanya keuntungannya bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat,” ucapnya kepada beritabekasi.co.id tanpa menyebutkan terperinci keuntungan yang didapat.

Sementara itu, Yati (45), penjual sayuran di Pasar Baru, mengatakan permintaan jagung menjelang perayaan pergantian tahun biasanya mengalami kenaikan dan hal tersebut sudah menjadi tradisi.

“Karena kan biasanya pada tahun baru, orang selain bakar sate ayam, juga bikin jagung bakar,” ujarnya.

Dia menuturkan kenaikan permintaan ini mendorong pedagang menambah stok dan membuat harga jagung naik dibandingkan hari biasanya.

mengantisipasi perayaan tahun baru, dirinya menambah pasokan jagung manis dari 20 kilogram (kg) per hari menjadi 50 kg per hari.

“Biasanya memang banyak yang beli, kalau dari tahun-tahun yang lalu saya sediakan jagungnya lebih dari hari biasa, ya paling 50 kg,” ungkapnya.

Sementara itu Darno (52) pedagang musiman Jagung Bakar di Jalan Baru, Duren Jaya yang hanya menjual dagangannya saat jelang tahun baru mengaku, omset belum bisa ditebak.

“Maaf mas, saya baru buka dagangan hari ini jadi belum bisa berandai – andai untuk omset yang akan saya dapat, tetapi saya optimis barang dagangan saya akan habis terjual hingga tengah malam nanti (pergantian tahun baru 2015- red),” pungkasnya. (ton)