Problem Sampah, Pemkot Bekasi Sulit Raih Adipura

Sampah Pemkot Bekasi
Kondisi sampah yang berantakan disalah satu lingkungan Pemkot Bekasi, dua hari sebelum diangkut petugas pengawas lapangan (PL) UPTD Protokol (Foto: Agung)

BERITABEKASI.CO.ID, BEKASI SELATAN – Kegagalan Kota Bekasi dalam meraih penghargaan Adipura tahun ini, dianggap hal yang wajar dan lumrah. Masyarakat yang sudah antipati terhadap Pemkot, menilai mereka gagal dalam mengelola sampah, dengan membludaknya titik-titik pembuangan sampah yang masih menumpuk dan berantakan.

Selama ini, Pemkot disibukkan dengan mengurusi truk sampah milik DKI yang melintas, sehingga  Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Sumur Batu yang menjadi sumber permasalahan utama karena sudah overload sejak beberapa bulan lalu, menjadi terabaikan.

Sementara itu, Kabid Data Potensi dan Pengembangan Dinas Kebersihan (Dinsih) Kota Bekasi, Ratim R mengatakan, untuk armada pengangkut sampah, saat ini sudah stabil dan tidak ada kendala lagi.

Sedangkan untuk pengangkutan sampah, disediakan pengawas yang bertugas di lapangan. Jika sampah sudah mulai penuh, maka akan diangkut oleh pengawas lapangan (PL) UPTD Protokol.

“Kalau sudah penuh, nanti bakal diangkat PL UPTD Protokol,” katanya, Jumat (12/06/2014).

Menurutnya, sampah yang berada di Pemkot Bekasi, biasanya diangkat setelah dua hari sekali. Tapi, seandainya ada ketelatan pengangkutan, itu tidak berangsur lama.

“Kontainer sampah yang berada di Pemkot Bekasi, sudah langsung dibawa ke TPA Sumur Batu siang kemarin,” katanya.

Sekedar diketahui, Kota Bekasi  sempat meraih penghargaan Adipura pada 2009 silam, yakni penghargaan untuk kota terbaik dalam hal pengelolaan lingkungan.

(Wok/Bam)