Tak Mau Temui Pendemo, Ketua MPC PP Terpaksa Hentikan Rapat Internal Dewan

 

Ketua MPC PP Kabupaten Bekasi, Apuk Idris (mengenakan batik), saat menghentikan rapat internal Pansus PDAM di ruang rapat VVIP di gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Senin, 9/6/2014.
Ketua MPC PP Kabupaten Bekasi, Apuk Idris (mengenakan batik), saat menghentikan rapat internal Pansus PDAM di ruang rapat VVIP di gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Senin, 9/6/2014.

BERITABEKASI.CO.ID, CIKARANG – Rapat internal antara pimpinan DPRD dan Pansus Penyertaan Modal PDAM, termasuk Direksi PDAM Tirta Bhagasasi terpaksa berhenti lantaran ketua MPC Pemuda Pancasila (PP), Apuk Idris memintanya untuk bubar dan menemui massa Sapma PP, Senin, 9/6/2014.

Apuk Idris yang mengenak batik berwarna biru gelap datang sekitar pukul 15.00 WIB, memasuki ruang rapat VVIP disamping ruang ketua DPRD. Melihat ada rapt internal, pria berkumis tebal ini langsung membubarkan rapat tersebut.

“Bubar…bubar…, temuin dulu itu anak-anak yang demo. Kalo masih disini nanti malah jadi urusan,” teriaknya dihadapan Wakil ketua DPRD (Samsul Falah, Sarbini) dan sejumlah anggota Pansus penyertaan modal PDAM.

Dalam suasana tegang diruang rapat VVIP itu, Wakil ketua DPRD Sarbini sempat menjelaskan pada Apuk Idris agar rapat tersebut dilanjutkan. Alasannya, rapat itu hampir saja selesai. “Tunggu dulu rapat ini selesaikan dulu, baru kita menemui yang unjurasa,” singkatnya.

Namun alasan itu tidak diterima Apuk Idris, dengan nada keras kembali memintanya untuk keluar dari ruangan dan segera menemui pendemo. “Apa-apaan ini diluar lagi nungguin, disini malah enak-enakan duduk,” tegur Apuk dihadapan rapat internal tersebut. (jie)