Kecelakaan di Jembatan Summarecon ternyata Anak Mantan Walikota Bekasi

Kecelakaan mobil B 20 SMM di jambatan Summarecon Bekasi ternyata di kemudikan anak mantan Walikota Bekasi.
Kecelakaan mobil B 20 SMM di jambatan Summarecon Bekasi ternyata di kemudikan anak mantan Walikota Bekasi.

BERITABEKASI.CO.ID, BEKASI UTARA – Unit Laka Polresta Bekasi Kota ternyata belum tahu dan belum menerima laporan mengenai kecelakaan sebuah mobil Fortuner mewah berwarna hitam yang menghantam pembatas jalan fly over KH. Noer Alie Summarecon, pada Kamis lalu. Hal ini terungkap saat beritabekasi.co.id menghubungi Kanit Lantas Polresta Bekasi Kota, AKP Heri.
“Laporan tentang kecelakaan tersebut belum ada mas, jika tidak ada laporan berarti sudah diselesaikan secara kekeluargaan di Pos Polisi Summarecon,” ungkap Heri.

SDitempat terpisah, Wakil Kepala Seksi Sekuriti Summarecon, Supriyatna, mengaku tidak tahu menahu terkait kecelakaan tersebut. “Waduh, saya tidak tahu mas, tapi coba saya cek buku laporan sekuriti dulu deh,” ujarnya.

Setelah Supriyatna melihat buku laporan harian sekuriti Summarecon, dirinya baru membeberkan bahwa memang ada kecelakaan tunggal yang mana pengemudinya adalah putra mantan Walikota Bekasi. “Ini mas, ada laporannya terkait kecelakaan mobil Fortuner dengan plat B 20 SMM kamis (5/6) jam 13:30 siang, pengemudinya bernama Gilang mas, katanya sih anaknya mantan Walikota Bekasi,” bebernya.

Sebelumnya diberitakan, sebuah mobil mewah berwarna hitam menghantam pembatas jalan fly over KH. oer Alie Summarecon saat hujan deras dan angin kencang mengguyur Kota Bekasi siang tadi pukul 13:30 WIB, Kamis, 5/6/2014. Pengemudi mobil dengan nopol B 20 SMM bernama, Gilang mengatakan kejadian bermula saat mobil yang dikemudikannya hendak melintas fly over KH. Noer Alie Summarecon menuju Jalan Ahmad Yani menghindari sepeda motor dan genangan air yang melimpah akibat hujan.
Sesaat setelah terjadi insiden tersebut, pria berkulit putih ini sempat terkunci di dalam mobil lantaran pintu mobil dekat kemudi terkunci akibat benturan keras. Gilang yang berhasil keluar melalui pintu lainnya langsung keluar dan berlari meminta bantuan ke pos sekuriti terdekat. Kemudian beberapa petugas sekuriti Summarecon menghampiri ke lokasi kejadian. (wok)