PT Jasa Marga Didemo Warga, Minta Pintu Tol Tiga Dibuka

400 orang massa dari Aliansi Masyarakat Kota Bekasi (AMKB) saat unjukrasa menutup akses Tol Bekasi Barat, Senin (2/6/2014).
400 orang massa dari Aliansi Masyarakat Kota Bekasi (AMKB) saat unjukrasa menutup akses Tol Bekasi Barat, Senin (2/6/2014).

BERITABEKASI.CO.ID, BEKASI SELATAN – PT Jasa Marga di demo oleh sekitar 400 orang massa dari Aliansi Masyarakat Kota Bekasi, (AMKB). Warga menuntut agar pintu tol Bekasi Barat tiga itu segera dibuka oleh pihak PT Jasa Marga.

Menurut Muhammad Fajrie selaku koordinator aksi, PT Jasa Marga seharusnya melihat permasalahan ini dari sisi kebaikannya yakni mampu mengurai kemacetan yang terjadi di pintu keluar tol Bekasi Barat, yang terjadi di setiap hari.

“Pihak PT Jasa Marga seharusnya melihat pengoperasian pintu keluar tol Bekasi Barat tiga adalah salah satu solusi mengurai kemacetan di Kota Bekasi ini,” ungkapnya.

Fajrie juga menyayangkan dengan sikap PT Jasa Marga yang meminta jaminan pemeliharaan, operasional dan lain lain ke Pemerintah Kota Bekasi sebesar Rp 4,1milyar.

“Sayang sekali pembukaan pintu tol Bekasi Barat tiga oleh PT Jasa Marga hanya di dasari oleh anggaran senilai Rp 4,1milyar yang mereka minta ke Pemkot Bekasi,” paparnya.

Setelah melakukan aksi sekitar 30 menit, akhirnya pihak PT Jasa Marga menemui aksi massa. Perwakilan tersebut menyetujui tuntutan dan akan melaporkan hal tersebut kepada atasannya.

Fajrie sendiri memberi tenggat waktu sekitar dua minggu kepada PT Jasa Marga untuk membuka pintu tol Bekasi Barat tiga.

“Kami kasih waktu dua minggu untuk buka, kami akan turun aksi lagi dengan massa aksi yang lebih banyak jika tuntutan kami diabaikan,” pungkasnya.

(Wok)