Ketum FPTI Janjikan Sarana Latihan Indoor Bertaraf Internasional

Pengurus FPTI Kabupaten Bekasi
Pengurus FPTI Kabupaten Bekasi

TAMBUN SELATAN – Sekian lama vakum tanpa Ketua Umum aktif, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Bekasi melakukan musyawah Cabang (Muscab) di Resto Warna-warni, minggu (1/6). Di kesempatan tersebut Ketua Umum FPTI terpilih, Dedy Supriadi mengungkapkan akan melakukan pembenahan ditubuh organisasi juga membentuk program-program kedepan terutama menjelang pemusatan latihan.

“Pemantapan untuk TC kita lakukan dengan koordinasi antar pengurus juga atlet,” kata pria yang menjabat Sekertaris Bappeda Kabupaten Bekasi. Menurut dia, apresiasi perhatian Pemerintah Daerah terhadap FPTI juga perlu diacungkan jempol sebab FPTI Kabupaten Bekasi bakal mempunyai sarana indor yang nantinya akan bertaraf internasional, karena itu peningkatan prestasi juga perlu ditingkatan terutama di Porda XII mendatang untuk bisa mendulang emas sesuai target yang diinginkan. “Sejarah FPTI Kabupaten Bekasi sangat baik, di Porda ini diharapkan bisa lebih dari Porda XI,” ucapnya.

Diakuinya, sarana untuk TC memang masih ada kekurangan akan tetapi ini tidak menjadi kendala untuk menggelar TC, dan berencana akan membuat Track yang belum jadi. Sebelumnya, FPTI Kabupaten Bekasi restrukturlisasi kepengurusan periode 2013-2017. Dan disepakati Ketua Umum FPTI Fahmi diganti. “Tadi memang ada beberapa atlet mengeluhkan itu, kami dan pengurus sudah memikirkan itu, yang terpenting pemusatan bisa berjalan dengan baik, juga kebutuhan atlet bisa terpenuhi,” tegasnya.

Bendahara Umum FPTI Agus Dhany mengatakan, dibutuhkan ketua umum yang bisa fokus untuk mengurusi FPTI, apalagi Kabupaten Bekasi akan menggelar hajat Pekan Olahraga Daerah Jabar ke XII. “kalau ketuanya tidak aktif karena banyak kesibukan di luar organisasi, takutnya hajat FPTI di Porda akan terbengkalai,” ucapnya.

Dani akan merampingkan pengurusnya, dan jangan terlalu gemuk yang terpenting isinya orang-orang yang mau bekerja dan memiliki dedikasi serta integritas membangun lembaga. “Kegemukan tidak baik, terpenting mereka punya dedikasi dan integritas. Pungkasnya.