Ada 4 Tempat Keramat Bersejarah di Jatiasih dan Jatisampurna

index

BERITABEKASI.CO.ID, JATIASIH – Kota Bekasi masih memiliki tempat yang dianggap keremat oleh sejumlah masyarakat. Seperti yang berada di wilayah Jatiasih dan Jatisampurna.

Ada dua tempat yang dianggap keramat di Jatisampurna, yakni keramat mbah Raden dan Keramat Sumur Binong. Keduanya merupakan tempat yang mempunyai nilai sejarah bagi warga setempat.

Keramat Mbah Raden sangat dikeramatkan oleh warga setempat, dikarnakan terdapat makam seorang bangsawan Banten, adik seperguruan dari Pangeran Sa’uf yang sepadepokan dengan putera Sultan Banten, Syeh Maulana Mansyur.

Keramat Sumur Binong yang terletak di Kranggan Wetan, dipercaya warga dapat membawa keberuntungan. Konon, mereka yang berdoa serta membasuh wajahnya dengan air sumur tersebut, akan mendapatkan keberuntungan dan menjadi seorang yang karismatik.

Sementara di Jatiasih juga terdapat dua tempat keramat, yakni makam Nyi Ratu Mayangsari dan makam Mbah Kandong.

Makam Nyi Ratu Mayangsari yang terletak satu komplek dengan tempat pemakaman umum Bojongsari, merupakan cikal bakal Desa Bojongsari. Nyi Ratu sendiri merupakan puteri dari Kerajaan Sumedang Larang.

Sedangkan makam mbah kandong, di Jatikramat, nama aslinya syech Suhud, murid dari syech Sarip Hidayattulah (Sunan Gunung Jati) yang mengelena untuk menyebarkan agama islam hingga menetap di Jatikramat.

Mungkin bagi sebagian besar masyarakat yang senang mengunjungi tempat-tempat bersejarah, keempat lokasi tersebut bisa menjadi tujuan wisata yang menarik. Selain berziarah, masyarakat juga dapat mengetahui tentang sejarah penduduk setempat.

(Bwk)